Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), kondisi yang sering disebut sebagai asam lambung naik, belakangan menjadi topik hangat di berbagai forum kesehatan dan media sosial. Meski banyak orang pernah merasakan sensasi panas di dada atau tenggorokan, para dokter menegaskan bahwa GERD bukan penyebab langsung kematian mendadak.
Menurut para ahli, penting bagi masyarakat untuk memahami apa itu GERD, bagaimana gejalanya, serta kapan gejala tersebut harus benar-benar diwaspadai.
GERD adalah kondisi kronis ketika asam lambung sering mengalir kembali ke kerongkongan, menyebabkan iritasi pada jaringan. Sensasi yang paling umum dirasakan adalah heartburn, yaitu rasa panas di dada yang bisa menjalar hingga ke tenggorokan.
Beberapa faktor yang bisa memicu atau memperparah GERD antara lain:
-
Makanan pedas, asam, berlemak, atau bersantan
-
Minuman berkafein, minuman berkarbonasi, dan alkohol
-
Kebiasaan merokok
-
Obesitas dan kelebihan berat badan
-
Keposituran tubuh, terutama setelah makan
Gejala GERD dapat muncul secara berkala atau lebih sering bagi sebagian orang. Beberapa gejala umum yang perlu diperhatikan meliputi:
-
Rasa pedih atau panas di dada
-
Regurgitasi (muntahnya kembali makanan atau cairan asam ke mulut)
-
Nyeri dada yang kadang disalahartikan sebagai gangguan jantung
-
Batuk kronis, suara serak, atau radang tenggorokan berulang
Meski dapat terasa tidak nyaman, gejala-gejala ini tidak sama dengan kondisi medis yang langsung mengancam jiwa, seperti serangan jantung.
Kapan Harus Segera Berkonsultasi ke Dokter
Masyarakat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke tenaga medis jika mengalami gejala berikut:
-
Nyeri dada hebat yang tidak hilang
-
Sesak napas
-
Nyeri yang menjalar ke lengan atau rahang
-
Sulit menelan atau muntah berdarah
-
Penurunan berat badan yang tak terjelaskan
Gejala-gejala tersebut bisa menandakan kondisi yang lebih serius daripada GERD, seperti gangguan jantung atau gangguan pencernaan lain yang memerlukan penanganan cepat.
Cara Mengelola GERD Sehari-hari
Selain pengobatan medis, perubahan gaya hidup dapat signifikan meredakan gejala GERD:
-
Hindari makanan pemicu seperti pedas, asam, dan berminyak
-
Konsumsi makanan berserat tinggi
-
Jangan langsung berbaring setelah makan
-
Pertahankan berat badan ideal
-
Tinggikan kepala saat tidur
Perubahan sederhana ini sering kali membantu menurunkan frekuensi dan intensitas gejala.







