Di tengah persaingan global dalam industri semikonduktor, nama Jason Chang mencuat bukan hanya karena perannya sebagai pemimpin salah satu perusahaan chip terbesar dunia, tetapi juga karena perjalanan hidupnya yang inspiratif: dari seorang pengungsi menjadi konglomerat industri teknologi dengan kekayaan mencapai sekitar Rp186 triliun.
Jason Chang bukan nama baru dalam kancah semikonduktor global. Ia dikenal sebagai pendiri dan ketua Advanced Semiconductor Engineering (ASE), perusahaan asal Taiwan yang menjadi raksasa dalam layanan perakitan, pengemasan, dan pengujian semikonduktor (OSAT – Outsourced Semiconductor Assembly and Test). Di bawah kepemimpinannya, ASE berkembang dari operasi kecil menjadi pemasok strategis bagi perusahaan chip besar dunia seperti AMD dan Nvidia.
Latar Belakang dan Awal Perjalanan
Jason Chang lahir pada tahun 1944 di Shanghai, China, dan kemudian pindah bersama keluarganya ke Taiwan saat masih muda. Kondisi geopolitik kala itu memaksa banyak keluarga, termasuk keluarganya, mengalami migrasi besar-besaran di tengah ketidakpastian. Dari pengalaman awal hidup di masa sulit inilah Chang tumbuh dengan tekad kuat untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Pendidikan menjadi fondasi penting bagi Chang. Ia menempuh studi teknik elektronik di National Taiwan University dan kemudian memperdalam ilmu teknik industri di Illinois Institute of Technology di Amerika Serikat. Pengetahuan teknis dan wawasan global yang ia peroleh menjadi modal penting ketika kembali ke Asia dan mulai merintis karier di sektor teknologi.
Membangun ASE dan Dominasi Industri Semikonduktor
Pada 1984, Jason bersama saudaranya mendirikan Advanced Semiconductor Engineering di Kaohsiung, Taiwan. Awalnya beroperasi sebagai unit perakitan lokal, ASE kemudian tumbuh pesat menjadi penyedia layanan OSAT terbesar di dunia — sebuah posisi yang sangat strategis dalam rantai pasok semikonduktor global.
Perusahaan ini berkembang pesat dengan memperluas fasilitas produksi ke berbagai negara di Asia serta membangun kemitraan dengan perusahaan chip global. Dengan pengalaman puluhan tahun dalam industri, ASE menjadi andalan produsen chip di seluruh dunia untuk kebutuhan pengujian dan pengemasan, layanan yang kini sangat krusial di tengah lonjakan permintaan untuk perangkat komputasi canggih dan kecerdasan buatan.
Strategi bisnis yang jeli serta inovasi teknis dalam proses perakitan chip menghasilkan posisi kompetitif bagi ASE di pasar global. Pertumbuhan ini juga berdampak langsung pada pundi-pundi kekayaan Jason Chang sebagai pemegang saham utama dan pimpinan perusahaan.
Kekayaan dan Pengakuan Global
Menurut laporan media dan daftar orang terkaya dunia, kekayaan Jason Chang diperkirakan mencapai sekitar Rp186 triliun berdasarkan nilai kepemilikan saham dan asetnya di ASE serta perusahaan terkait lainnya. Angka ini menggambarkan tidak hanya keberhasilan korporasi yang dipimpinnya, tetapi juga perjalanan panjangnya dari kehidupan sederhana hingga menjadi salah satu taipan tertinggi di industri teknologi.
Kesuksesan Chang juga mendapatkan pengakuan internasional. Pada 2015, ia menerima SEMI Award, penghargaan bergengsi di sektor semikonduktor atas kontribusinya dalam pengembangan teknologi pengemasan sirkuit terpadu. Penghargaan ini menegaskan peran pentingnya dalam kemajuan industri chip global.
Peran Strategis ASE di Era Teknologi Baru
ASE berada pada posisi penting di tengah transformasi teknologi dunia. Permintaan chip semikonduktor terus meningkat seiring berkembangnya kecerdasan buatan (AI), komputasi awan, dan perangkat pintar. Dengan kapasitas globalnya, ASE mampu menjawab tantangan ini, menyediakan layanan penting yang mendukung produksi chip yang lebih canggih dan efisien.
Status ASE sebagai pemimpin pasar juga memberikan dampak tidak hanya bagi klien besar seperti AMD atau Nvidia, tetapi juga memperkuat posisi Taiwan dan Asia dalam rantai pasok teknologi tinggi dunia.
Inspirasi dari Perjalanan Hidup
Kisah Jason Chang mengingatkan bahwa awal hidup yang penuh tantangan bukanlah batas akhir dari pencapaian. Dari pengalaman sebagai pengungsi hingga memimpin perusahaan bernilai miliaran dolar, perjalanan hidup Chang menunjukkan betapa determinasi, keterampilan, dan ketekunan dapat membuka peluang luar biasa di industri global yang sangat kompetitif.







