<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Travelling &#8211; SamarindaNews</title>
	<atom:link href="https://samarindanews.com/category/travelling/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://samarindanews.com</link>
	<description>Samarindanews.Com</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2026 05:17:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://samarindanews.com/wp-content/uploads/2026/09/cropped-icon-32x32.png</url>
	<title>Travelling &#8211; SamarindaNews</title>
	<link>https://samarindanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Nusantara Explorer Diluncurkan 28 September, Begini Isi Kereta Mewah Buatan KAI</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/206992/nusantara-explorer-diluncurkan-28-september-begini-isi-kereta-mewah-buatan-kai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Sep 2026 05:17:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=206992</guid>

					<description><![CDATA[PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI segera menghadirkan pengalaman baru dalam perjalanan wisata di Indonesia. Kereta wisata mewah Nusantara Explorer dijadwalkan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd">PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI segera menghadirkan pengalaman baru dalam perjalanan wisata di Indonesia. Kereta wisata mewah Nusantara Explorer dijadwalkan mulai dikomersialkan pada 28 September 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kereta ini tidak dirancang sekadar sebagai sarana untuk berpindah dari satu kota ke kota lain. KAI menempatkan perjalanan sebagai bagian dari pengalaman wisata dengan memadukan kenyamanan premium, kuliner, panorama alam, serta unsur budaya Indonesia.</p>
<p class="isSelectedEnd">Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan Nusantara Explorer dikembangkan untuk mendukung pariwisata Indonesia. Konsepnya menggabungkan potensi wisata alam dengan pelayanan, kearifan lokal, dan budaya Nusantara.</p>
<p class="isSelectedEnd">Nusantara Explorer merupakan hasil modifikasi interior kereta Luxury Sleeper yang dikerjakan di Balai Yasa Surabaya Gubeng.</p>
<p class="isSelectedEnd">KAI menyiapkan beberapa area dengan fungsi berbeda di dalam kereta, mulai dari kabin tidur hingga ruang bersantai dan bersantap.</p>
<p class="isSelectedEnd">Terdapat tiga kategori kabin, yakni Signature Class, Advance Class, dan Compact Class. Ketiga kelas tersebut memiliki total kapasitas 36 pelanggan dan menawarkan tingkat ruang serta privasi yang berbeda.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain kabin, penumpang dapat menggunakan Lounge yang dirancang sebagai ruang bersantai dan berinteraksi. Area ini memiliki kapasitas hingga 55 pelanggan dan dilengkapi kursi santai, bar, piano, sistem hiburan, serta jendela panorama.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ada pula Grand Restaurant yang dirancang sebagai ruang makan dengan suasana lebih eksklusif, termasuk area makan privat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dengan konsep tersebut, pengalaman penumpang tidak berhenti ketika kereta mulai bergerak. Makan, beristirahat, menikmati pemandangan, hingga bersantai menjadi bagian dari perjalanan.</p>
<p class="isSelectedEnd">KAI tidak menggunakan desain interior bergaya modern semata.</p>
<p class="isSelectedEnd">Nusantara Explorer justru mengangkat berbagai elemen budaya Indonesia sebagai identitas utama. Inspirasi wayang kulit, Batik Lasem, Sekar Jagad, dan motif Bali digunakan dalam elemen dekorasi, material, pola, serta pilihan warna.</p>
<p class="isSelectedEnd">Material bernuansa hangat dan pencahayaan lembut digunakan untuk menciptakan atmosfer yang lebih nyaman sekaligus memberikan kesan eksklusif.</p>
<p class="isSelectedEnd">Konsep tersebut sejalan dengan tujuan KAI menjadikan perjalanan kereta sebagai bagian dari pengalaman mengenal Indonesia, bukan sekadar perjalanan menuju destinasi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam konfigurasi tanpa rangkaian tambahan, Nusantara Explorer memiliki kapasitas 36 penumpang untuk kabin tidur.</p>
<p class="isSelectedEnd">KAI juga membuka kemungkinan menggabungkan Nusantara Explorer dengan dua kereta Panoramic. Jika konfigurasi tersebut digunakan, kapasitas rangkaian dapat bertambah dengan kapasitas dua kereta Panoramic.</p>
<p class="isSelectedEnd">KAI menyebut konfigurasi tersebut memungkinkan pengalaman wisata yang lebih besar, dengan penumpang dapat menikmati fasilitas Nusantara Explorer sekaligus panorama dari kereta Panoramic.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, dalam satu rangkaian Nusantara Explorer sendiri terdapat area kabin serta Lounge dan Grand Restaurant dengan total kapasitas layanan yang lebih besar dibandingkan jumlah kabin tidur.</p>
<p class="isSelectedEnd">Konsep Nusantara Explorer tidak sepenuhnya berdiri sendiri.</p>
<p class="isSelectedEnd">KAI sebelumnya menyebut pengembangan kereta tersebut terinspirasi oleh konsep kereta wisata premium seperti Orient Express di Eropa.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bedanya, Nusantara Explorer mencoba membawa identitas Indonesia ke dalam pengalaman tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Jika kereta wisata mewah identik dengan perjalanan panjang, pelayanan premium, restoran, dan pemandangan dari jendela kereta, KAI mencoba menggabungkannya dengan kekayaan budaya dan lanskap Indonesia.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, kereta ini lebih tepat dipandang sebagai produk wisata berbasis perjalanan kereta dibandingkan layanan kereta reguler.</p>
<p class="isSelectedEnd">Nusantara Explorer sebelumnya telah diperkenalkan kepada publik. Pada 30 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto menjadi penumpang pertama yang menggunakan kereta tersebut dalam agenda perjalanan kenegaraan.</p>
<p class="isSelectedEnd">KAI menyebut perjalanan tersebut menjadi salah satu momentum pengenalan konsep baru kereta wisata premium yang memadukan kenyamanan, kuliner, budaya, dan panorama Indonesia.</p>
<p class="isSelectedEnd">Setelah melalui tahap penyempurnaan, kereta kemudian dipersiapkan untuk masuk ke layanan komersial.</p>
<p class="isSelectedEnd">Meski tanggal komersialisasi sudah diumumkan, sejumlah informasi mengenai layanan Nusantara Explorer masih menunggu pengumuman resmi.</p>
<p class="isSelectedEnd">KAI sebelumnya menyatakan bahwa rute, jadwal, tarif, komposisi rangkaian, dan waktu pengoperasian akan disampaikan setelah seluruh aspek operasional, keselamatan, pelayanan, dan keandalan sarana dinyatakan siap.</p>
<p class="isSelectedEnd">Hal ini penting karena Nusantara Explorer bukan kereta reguler dengan pola perjalanan harian seperti kereta jarak jauh pada umumnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">KAI menyebut layanan tersebut dapat digunakan dalam format open trip maupun charter, sebagaimana karakter layanan kereta wisata lainnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kehadiran Nusantara Explorer menjadi bagian dari upaya KAI memperluas bisnis perjalanan wisata berbasis kereta.</p>
<p class="isSelectedEnd">Tren tersebut sebenarnya sudah terlihat dari pertumbuhan layanan kereta wisata KAI. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, berbagai kereta wisata yang dikelola KAI Wisata mencatat 6.312 perjalanan dengan 163.255 pelanggan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kereta Panoramic menjadi salah satu layanan dengan jumlah pelanggan terbesar, mencapai 98.415 pelanggan melalui 2.708 perjalanan pada periode tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Nusantara Explorer hadir dengan konsep yang lebih lengkap: bukan hanya menawarkan pemandangan, tetapi juga kabin tidur, restoran, lounge, serta pengalaman budaya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dengan demikian, perjalanan menggunakan kereta tidak lagi hanya diposisikan sebagai cara menuju destinasi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Perjalanan itu sendiri yang menjadi bagian dari wisata.</p>
<p class="isSelectedEnd">Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, 28 September 2026 akan menjadi awal bagi publik untuk merasakan langsung konsep baru perjalanan kereta premium buatan KAI tersebut.</p>
<p>Nusantara Explorer pun berpotensi menjadi salah satu produk baru yang mengubah cara wisatawan menikmati perjalanan di Indonesia: duduk nyaman, menikmati hidangan, beristirahat di kabin, sekaligus menyaksikan panorama Nusantara dari balik jendela kereta.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Shinkansen Gratis untuk Turis Asing di Jepang, Ternyata Cuma 8 Negara yang Bisa</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/207019/shinkansen-gratis-untuk-turis-asing-di-jepang-ternyata-cuma-8-negara-yang-bisa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 06:04:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=207019</guid>

					<description><![CDATA[Kabar mengenai turis asing yang bisa menikmati perjalanan Shinkansen secara gratis di Jepang tengah menarik perhatian wisatawan. Namun, fasilitas tersebut ternyata bukan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd">Kabar mengenai turis asing yang bisa menikmati perjalanan Shinkansen secara gratis di Jepang tengah menarik perhatian wisatawan. Namun, fasilitas tersebut ternyata bukan program yang berlaku untuk seluruh turis asing. Pemerintah daerah dan operator kereta menerapkan persyaratan khusus, termasuk asal negara wisatawan, lokasi kedatangan, hingga tujuan perjalanan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Salah satu program yang menjadi perhatian adalah kebijakan promosi wisata yang memberikan perjalanan Shinkansen tanpa biaya kepada wisatawan asing yang memenuhi persyaratan tertentu. Program tersebut ditujukan untuk mendorong wisatawan memperluas perjalanan ke daerah yang berada di luar destinasi wisata Jepang yang selama ini lebih populer.</p>
<p class="isSelectedEnd">Program perjalanan gratis tersebut berkaitan dengan upaya Prefektur Kagoshima menarik lebih banyak wisatawan internasional. Dalam skema yang diperkenalkan pada September 2026, wisatawan tertentu dapat memperoleh tiket sekali jalan menggunakan Shinkansen dari Stasiun Hakata di Fukuoka menuju salah satu dari tiga stasiun di Prefektur Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Perjalanan dari Hakata menuju Kagoshima dapat ditempuh dalam waktu sekitar 80 hingga 90 menit menggunakan layanan kereta cepat. Nilai tiket yang ditanggung dalam program tersebut mencapai maksimal sekitar <strong>11.420 yen</strong>, atau sekitar Rp1,2 juta lebih jika dikonversikan ke rupiah berdasarkan nilai tukar yang berlaku.</p>
<p class="isSelectedEnd">Namun, wisatawan tidak bisa begitu saja datang ke Jepang kemudian meminta tiket Shinkansen gratis. Program tersebut memiliki sasaran pasar yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Wisatawan yang dapat mengikuti program berasal dari delapan pasar, yakni <strong>Amerika Serikat, Singapura, Thailand, Vietnam, Korea Selatan, China daratan, Taiwan, dan Hong Kong</strong>. Dengan ketentuan tersebut, wisatawan asal Indonesia belum termasuk dalam daftar penerima program perjalanan gratis tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ada alasan mengapa pemerintah Kagoshima memberikan batasan tersebut. Program ini tidak sekadar dirancang sebagai pemberian tiket gratis, melainkan bagian dari strategi promosi untuk mengarahkan wisatawan internasional menuju Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Wisatawan yang ingin mendapatkan fasilitas tersebut harus memenuhi ketentuan perjalanan yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah kedatangan melalui <strong>Bandara Fukuoka</strong>. Setelah tiba di Fukuoka, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Kagoshima menggunakan Shinkansen.</p>
<p class="isSelectedEnd">Syarat lainnya berkaitan dengan akomodasi. Wisatawan peserta program harus memesan penginapan di Prefektur Kagoshima setidaknya selama satu malam melalui platform perjalanan yang telah ditentukan, termasuk Klook.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dengan demikian, tiket Shinkansen gratis tersebut bukan fasilitas transportasi cuma-cuma yang bisa digunakan wisatawan asing untuk bepergian ke mana saja di Jepang. Tiket diberikan sebagai bagian dari paket promosi untuk mendorong kunjungan ke Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Program tersebut dijadwalkan berlangsung mulai <strong>18 September 2026 hingga 28 Februari 2027</strong>, atau sampai anggaran yang tersedia habis. Karena sifatnya merupakan program promosi dengan anggaran terbatas, kesempatan memperoleh tiket gratis juga tidak berlangsung tanpa batas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kebijakan ini menarik karena Jepang tengah menghadapi peningkatan jumlah wisatawan internasional. Selama ini, sebagian besar wisatawan asing cenderung berkonsentrasi di kota-kota besar dan destinasi populer seperti Tokyo, Kyoto, Osaka, serta kawasan sekitar Gunung Fuji.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemerintah daerah di berbagai wilayah Jepang kemudian berupaya memanfaatkan lonjakan kunjungan wisatawan tersebut untuk memperkenalkan destinasi yang berada lebih jauh dari pusat wisata utama. Kagoshima menjadi salah satu wilayah yang ingin mendapatkan manfaat lebih besar dari arus wisatawan internasional.</p>
<p class="isSelectedEnd">Fukuoka dipilih sebagai salah satu titik penting karena kota tersebut merupakan pintu masuk utama menuju Kyushu. Dari Fukuoka, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan jaringan kereta cepat menuju bagian selatan pulau tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kagoshima sendiri memiliki sejumlah destinasi wisata yang menjadi daya tarik bagi wisatawan, termasuk kawasan vulkanik, pemandangan alam, sumber air panas, serta kuliner khas Kyushu. Dengan akses kereta cepat yang relatif mudah, pemerintah daerah berharap wisatawan yang sudah berada di Fukuoka bersedia memperpanjang perjalanan hingga Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Program tersebut berbeda dengan <strong>Japan Rail Pass</strong>, yang memang tersedia bagi wisatawan asing yang memenuhi persyaratan tertentu. Japan Rail Pass merupakan tiket perjalanan yang memungkinkan wisatawan menggunakan berbagai layanan kereta JR dalam periode tertentu, termasuk sejumlah layanan Shinkansen. Namun, Japan Rail Pass bukan tiket gratis karena wisatawan tetap harus membelinya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Japan Rail Pass juga memiliki ketentuan penggunaan tersendiri. Salah satu kategori yang memenuhi syarat adalah wisatawan asing yang masuk Jepang dengan status <strong>Temporary Visitor</strong> untuk tujuan seperti wisata. Saat menggunakan pass tersebut, wisatawan juga diwajibkan membawa paspor dan dapat diminta menunjukkannya kepada petugas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, wisatawan perlu membedakan antara program promosi tiket gratis Kagoshima dan Japan Rail Pass. Keduanya sama-sama berkaitan dengan perjalanan kereta di Jepang, tetapi memiliki tujuan, cakupan, dan persyaratan yang berbeda.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bagi wisatawan Indonesia yang berencana berlibur ke Jepang, kabar mengenai Shinkansen gratis ini tetap menarik untuk diketahui, meskipun Indonesia belum termasuk pasar yang ditargetkan dalam program tersebut. Wisatawan Indonesia masih dapat menggunakan Shinkansen secara reguler dengan membeli tiket atau menggunakan pass yang sesuai dengan rencana perjalanan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Program ini juga menunjukkan bagaimana pemerintah daerah Jepang mulai menggunakan transportasi sebagai bagian dari strategi menarik wisatawan. Alih-alih hanya memberikan diskon penginapan atau tiket masuk tempat wisata, perjalanan menggunakan kereta cepat dijadikan insentif agar wisatawan mengunjungi wilayah tertentu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Keberadaan program semacam ini sekaligus memperlihatkan pentingnya memeriksa persyaratan sebelum membeli tiket atau menyusun rencana perjalanan. Klaim bahwa “turis asing bisa naik Shinkansen gratis” dapat menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak disertai informasi mengenai negara yang memenuhi syarat, lokasi kedatangan, tujuan perjalanan, periode program, serta kewajiban menginap.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dengan program yang berlangsung hingga Februari 2027 atau sampai anggaran habis, wisatawan dari negara yang memenuhi kriteria memiliki kesempatan untuk memanfaatkan perjalanan gratis tersebut selama seluruh persyaratan terpenuhi.</p>
<p>Sementara bagi wisatawan Indonesia, program tersebut belum memberikan akses gratis. Namun, kebijakan Kagoshima dapat menjadi sinyal bahwa promosi perjalanan kereta cepat dengan insentif khusus berpotensi terus digunakan Jepang untuk menarik wisatawan internasional ke berbagai wilayah di luar destinasi utama.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Shinkansen Gratis untuk Turis Asing di Jepang, Ternyata Cuma 8 Negara yang Bisa</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/207073/shinkansen-gratis-untuk-turis-asing-di-jepang-ternyata-cuma-8-negara-yang-bisa-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Sep 2026 06:04:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=207019</guid>

					<description><![CDATA[Kabar mengenai turis asing yang bisa menikmati perjalanan Shinkansen secara gratis di Jepang tengah menarik perhatian wisatawan. Namun, fasilitas tersebut ternyata bukan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd">Kabar mengenai turis asing yang bisa menikmati perjalanan Shinkansen secara gratis di Jepang tengah menarik perhatian wisatawan. Namun, fasilitas tersebut ternyata bukan program yang berlaku untuk seluruh turis asing. Pemerintah daerah dan operator kereta menerapkan persyaratan khusus, termasuk asal negara wisatawan, lokasi kedatangan, hingga tujuan perjalanan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Salah satu program yang menjadi perhatian adalah kebijakan promosi wisata yang memberikan perjalanan Shinkansen tanpa biaya kepada wisatawan asing yang memenuhi persyaratan tertentu. Program tersebut ditujukan untuk mendorong wisatawan memperluas perjalanan ke daerah yang berada di luar destinasi wisata Jepang yang selama ini lebih populer.</p>
<p class="isSelectedEnd">Program perjalanan gratis tersebut berkaitan dengan upaya Prefektur Kagoshima menarik lebih banyak wisatawan internasional. Dalam skema yang diperkenalkan pada September 2026, wisatawan tertentu dapat memperoleh tiket sekali jalan menggunakan Shinkansen dari Stasiun Hakata di Fukuoka menuju salah satu dari tiga stasiun di Prefektur Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Perjalanan dari Hakata menuju Kagoshima dapat ditempuh dalam waktu sekitar 80 hingga 90 menit menggunakan layanan kereta cepat. Nilai tiket yang ditanggung dalam program tersebut mencapai maksimal sekitar <strong>11.420 yen</strong>, atau sekitar Rp1,2 juta lebih jika dikonversikan ke rupiah berdasarkan nilai tukar yang berlaku.</p>
<p class="isSelectedEnd">Namun, wisatawan tidak bisa begitu saja datang ke Jepang kemudian meminta tiket Shinkansen gratis. Program tersebut memiliki sasaran pasar yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Wisatawan yang dapat mengikuti program berasal dari delapan pasar, yakni <strong>Amerika Serikat, Singapura, Thailand, Vietnam, Korea Selatan, China daratan, Taiwan, dan Hong Kong</strong>. Dengan ketentuan tersebut, wisatawan asal Indonesia belum termasuk dalam daftar penerima program perjalanan gratis tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ada alasan mengapa pemerintah Kagoshima memberikan batasan tersebut. Program ini tidak sekadar dirancang sebagai pemberian tiket gratis, melainkan bagian dari strategi promosi untuk mengarahkan wisatawan internasional menuju Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Wisatawan yang ingin mendapatkan fasilitas tersebut harus memenuhi ketentuan perjalanan yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah kedatangan melalui <strong>Bandara Fukuoka</strong>. Setelah tiba di Fukuoka, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menuju Kagoshima menggunakan Shinkansen.</p>
<p class="isSelectedEnd">Syarat lainnya berkaitan dengan akomodasi. Wisatawan peserta program harus memesan penginapan di Prefektur Kagoshima setidaknya selama satu malam melalui platform perjalanan yang telah ditentukan, termasuk Klook.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dengan demikian, tiket Shinkansen gratis tersebut bukan fasilitas transportasi cuma-cuma yang bisa digunakan wisatawan asing untuk bepergian ke mana saja di Jepang. Tiket diberikan sebagai bagian dari paket promosi untuk mendorong kunjungan ke Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Program tersebut dijadwalkan berlangsung mulai <strong>18 September 2026 hingga 28 Februari 2027</strong>, atau sampai anggaran yang tersedia habis. Karena sifatnya merupakan program promosi dengan anggaran terbatas, kesempatan memperoleh tiket gratis juga tidak berlangsung tanpa batas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kebijakan ini menarik karena Jepang tengah menghadapi peningkatan jumlah wisatawan internasional. Selama ini, sebagian besar wisatawan asing cenderung berkonsentrasi di kota-kota besar dan destinasi populer seperti Tokyo, Kyoto, Osaka, serta kawasan sekitar Gunung Fuji.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemerintah daerah di berbagai wilayah Jepang kemudian berupaya memanfaatkan lonjakan kunjungan wisatawan tersebut untuk memperkenalkan destinasi yang berada lebih jauh dari pusat wisata utama. Kagoshima menjadi salah satu wilayah yang ingin mendapatkan manfaat lebih besar dari arus wisatawan internasional.</p>
<p class="isSelectedEnd">Fukuoka dipilih sebagai salah satu titik penting karena kota tersebut merupakan pintu masuk utama menuju Kyushu. Dari Fukuoka, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan jaringan kereta cepat menuju bagian selatan pulau tersebut.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kagoshima sendiri memiliki sejumlah destinasi wisata yang menjadi daya tarik bagi wisatawan, termasuk kawasan vulkanik, pemandangan alam, sumber air panas, serta kuliner khas Kyushu. Dengan akses kereta cepat yang relatif mudah, pemerintah daerah berharap wisatawan yang sudah berada di Fukuoka bersedia memperpanjang perjalanan hingga Kagoshima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Program tersebut berbeda dengan <strong>Japan Rail Pass</strong>, yang memang tersedia bagi wisatawan asing yang memenuhi persyaratan tertentu. Japan Rail Pass merupakan tiket perjalanan yang memungkinkan wisatawan menggunakan berbagai layanan kereta JR dalam periode tertentu, termasuk sejumlah layanan Shinkansen. Namun, Japan Rail Pass bukan tiket gratis karena wisatawan tetap harus membelinya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Japan Rail Pass juga memiliki ketentuan penggunaan tersendiri. Salah satu kategori yang memenuhi syarat adalah wisatawan asing yang masuk Jepang dengan status <strong>Temporary Visitor</strong> untuk tujuan seperti wisata. Saat menggunakan pass tersebut, wisatawan juga diwajibkan membawa paspor dan dapat diminta menunjukkannya kepada petugas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, wisatawan perlu membedakan antara program promosi tiket gratis Kagoshima dan Japan Rail Pass. Keduanya sama-sama berkaitan dengan perjalanan kereta di Jepang, tetapi memiliki tujuan, cakupan, dan persyaratan yang berbeda.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bagi wisatawan Indonesia yang berencana berlibur ke Jepang, kabar mengenai Shinkansen gratis ini tetap menarik untuk diketahui, meskipun Indonesia belum termasuk pasar yang ditargetkan dalam program tersebut. Wisatawan Indonesia masih dapat menggunakan Shinkansen secara reguler dengan membeli tiket atau menggunakan pass yang sesuai dengan rencana perjalanan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Program ini juga menunjukkan bagaimana pemerintah daerah Jepang mulai menggunakan transportasi sebagai bagian dari strategi menarik wisatawan. Alih-alih hanya memberikan diskon penginapan atau tiket masuk tempat wisata, perjalanan menggunakan kereta cepat dijadikan insentif agar wisatawan mengunjungi wilayah tertentu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Keberadaan program semacam ini sekaligus memperlihatkan pentingnya memeriksa persyaratan sebelum membeli tiket atau menyusun rencana perjalanan. Klaim bahwa “turis asing bisa naik Shinkansen gratis” dapat menimbulkan kesalahpahaman apabila tidak disertai informasi mengenai negara yang memenuhi syarat, lokasi kedatangan, tujuan perjalanan, periode program, serta kewajiban menginap.</p>
<p class="isSelectedEnd">Dengan program yang berlangsung hingga Februari 2027 atau sampai anggaran habis, wisatawan dari negara yang memenuhi kriteria memiliki kesempatan untuk memanfaatkan perjalanan gratis tersebut selama seluruh persyaratan terpenuhi.</p>
<p>Sementara bagi wisatawan Indonesia, program tersebut belum memberikan akses gratis. Namun, kebijakan Kagoshima dapat menjadi sinyal bahwa promosi perjalanan kereta cepat dengan insentif khusus berpotensi terus digunakan Jepang untuk menarik wisatawan internasional ke berbagai wilayah di luar destinasi utama.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>10 Pulau Terfavorit di Dunia 2026, Tak Ada Indonesia tapi Ada 2 Wakil Asia Tenggara</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/206781/10-pulau-terfavorit-di-dunia-2026-tak-ada-indonesia-tapi-ada-2-wakil-asia-tenggara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Aug 2026 11:20:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=206709</guid>

					<description><![CDATA[Pulau-pulau dengan pantai eksotis, alam yang masih terjaga, dan suasana jauh dari hiruk-pikuk kota menjadi incaran wisatawan dunia pada 2026. Namun, ada]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd">Pulau-pulau dengan pantai eksotis, alam yang masih terjaga, dan suasana jauh dari hiruk-pikuk kota menjadi incaran wisatawan dunia pada 2026. Namun, ada satu fakta menarik: <strong>tak ada satu pun pulau di Indonesia yang masuk daftar 10 pulau terfavorit di dunia tahun ini.</strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Daftar tersebut dirangkum dalam <strong>Island Hot List 2026</strong> yang dirilis platform perjalanan Expedia. Pemeringkatan ini menyoroti destinasi pulau yang mengalami peningkatan minat wisatawan sekaligus menawarkan pengalaman yang dinilai menarik, mulai dari wisata alam hingga resor mewah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menariknya, Asia Tenggara masih memiliki dua wakil, yakni <strong>Palawan di Filipina</strong> dan <strong>Phu Quoc di Vietnam</strong>. Sementara itu, Saint Lucia di kawasan Karibia berhasil merebut posisi teratas.</p>
<h2>1. Saint Lucia, Karibia</h2>
<p class="isSelectedEnd">Saint Lucia menjadi pulau paling populer dalam daftar Expedia 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pulau di kawasan Karibia ini menawarkan kombinasi pegunungan vulkanik, hutan tropis, pantai, serta suasana yang relatif tenang. Destinasi ini juga dinilai cocok bagi wisatawan yang mencari liburan romantis dan pengalaman yang lebih privat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut data yang dikutip dari laporan terkait daftar Expedia, pencarian Saint Lucia meningkat sekitar <strong>125 persen</strong>, menjadi pertanda kuat meningkatnya minat wisatawan terhadap destinasi tersebut.</p>
<h2>2. Porto Santo, Portugal</h2>
<p class="isSelectedEnd">Di posisi kedua ada Porto Santo, bagian dari Kepulauan Madeira, Portugal.</p>
<p class="isSelectedEnd">Daya tarik utamanya adalah pantai berpasir keemasan yang membentang panjang serta suasana santai yang cocok untuk wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari destinasi pantai yang terlalu ramai.</p>
<p class="isSelectedEnd">Porto Santo juga mulai dilirik untuk perjalanan bertema relaksasi dan <em>wellness</em>.</p>
<h2>3. Praslin, Seychelles</h2>
<p class="isSelectedEnd">Praslin menempati peringkat ketiga.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pulau di Seychelles ini terkenal dengan alamnya yang masih terjaga, pantai eksotis, serta kekayaan flora dan fauna. Keberadaan kawasan konservasi yang berstatus Warisan Dunia UNESCO semakin memperkuat daya tariknya bagi pencinta alam.</p>
<h2>4. Syros, Yunani</h2>
<p class="isSelectedEnd">Nama Syros muncul sebagai alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati Yunani tanpa harus berdesakan di destinasi populer seperti Santorini.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pulau ini menawarkan arsitektur khas, kuliner lokal, serta suasana yang lebih tenang. Pesonanya terletak pada perpaduan budaya dan kehidupan lokal yang masih kuat.</p>
<h2>5. Kepulauan Lofoten, Norwegia</h2>
<p class="isSelectedEnd">Bergeser jauh dari destinasi tropis, Kepulauan Lofoten di Norwegia berada di posisi kelima.</p>
<p class="isSelectedEnd">Lofoten menawarkan pemandangan dramatis berupa pegunungan, fjord, serta lanskap Arktik. Pada musim tertentu, wisatawan bahkan dapat menikmati fenomena Matahari Tengah Malam maupun berburu aurora.</p>
<h2>6. Palawan, Filipina</h2>
<p class="isSelectedEnd">Asia Tenggara mulai menunjukkan kekuatannya melalui Palawan yang berada di peringkat keenam.</p>
<p class="isSelectedEnd">Palawan dikenal dengan laut jernih, tebing batu kapur, laguna, serta kekayaan ekosistem laut. Aktivitas seperti <em>island hopping</em>, snorkeling, dan menyelam menjadi daya tarik utamanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kehadiran Palawan sekaligus menunjukkan bahwa destinasi tropis Asia Tenggara masih memiliki tempat kuat di pasar wisata global.</p>
<h2>7. Culebra, Puerto Rico</h2>
<p class="isSelectedEnd">Culebra berada di urutan ketujuh.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pulau ini cocok bagi wisatawan yang menyukai aktivitas bahari. Snorkeling dan menyelam menjadi beberapa kegiatan yang banyak ditawarkan, ditambah suasana pulau yang relatif tenang.</p>
<h2>8. Sanibel Island, Amerika Serikat</h2>
<p class="isSelectedEnd">Sanibel Island di Florida menempati posisi kedelapan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Berbeda dengan destinasi yang mengandalkan petualangan ekstrem, Sanibel lebih menonjolkan suasana santai dan ramah keluarga. Pantai serta berbagai aktivitas wisata menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan tempo lebih pelan.</p>
<h2>9. Phu Quoc, Vietnam</h2>
<p class="isSelectedEnd">Satu lagi wakil Asia Tenggara adalah Phu Quoc, Vietnam, yang berada di posisi kesembilan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pulau ini semakin dikenal berkat kombinasi pantai tropis, resor kelas atas, taman nasional, dan berbagai atraksi wisata.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menariknya, pencarian terhadap Phu Quoc disebut meningkat sekitar <strong>25 persen</strong>. Destinasi ini dinilai menawarkan pengalaman resor mewah dengan harga yang relatif kompetitif.</p>
<h2>10. Fiji</h2>
<p class="isSelectedEnd">Fiji melengkapi daftar 10 besar.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kepulauan di Pasifik Selatan ini memiliki daya tarik yang cukup luas, mulai dari pantai dan aktivitas bahari hingga pengalaman budaya. Karakter tersebut membuat Fiji cocok untuk berbagai kelompok wisatawan, termasuk perjalanan lintas generasi.</p>
<h5>Indonesia Tak Masuk, Mengapa?</h5>
<p class="isSelectedEnd">Tidak masuknya Indonesia dalam daftar tentu cukup menarik perhatian. Sebab, Indonesia memiliki ribuan pulau dengan destinasi yang sudah dikenal dunia, seperti Bali, Lombok, Raja Ampat, hingga Labuan Bajo.</p>
<p class="isSelectedEnd">Namun, daftar Expedia tersebut bukan semata-mata pemeringkatan berdasarkan keindahan alam. Daftar ini lebih menyoroti tren dan meningkatnya ketertarikan wisatawan terhadap destinasi tertentu.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, absennya Indonesia <strong>tidak berarti pulau-pulau Indonesia kalah indah</strong> dibandingkan destinasi yang masuk daftar. Sebagai pembanding, Bali masih pernah masuk daftar pulau terbaik dunia versi Travel + Leisure pada 2025.</p>
<h5>Tren Liburan Pulau Makin Diminati</h5>
<p class="isSelectedEnd">Daftar 2026 juga memperlihatkan perubahan selera wisatawan. Mereka tidak hanya mencari pantai dengan air biru dan pasir putih, tetapi juga pengalaman yang lebih tenang, alam yang masih terjaga, budaya lokal, hingga akomodasi yang memberikan nilai lebih.</p>
<p class="isSelectedEnd">Minat terhadap perjalanan ke pulau-pulau dalam daftar tersebut dilaporkan meningkat hingga <strong>55 persen dibandingkan tahun sebelumnya</strong>.</p>
<p class="isSelectedEnd">Bagi wisatawan Indonesia, daftar ini bisa menjadi inspirasi untuk menjelajah destinasi baru. Meski tak ada nama Indonesia di dalamnya, persaingan destinasi pulau dunia justru menunjukkan bahwa pasar wisata global semakin tertarik pada tempat-tempat yang menawarkan <strong>alam autentik, suasana tenang, dan pengalaman berbeda</strong>.</p>
<p class="isSelectedEnd"><strong>Daftar lengkap 10 pulau terfavorit dunia 2026 versi Expedia:</strong></p>
<ol start="1" data-spread="false">
<li>Saint Lucia</li>
<li>Porto Santo, Portugal</li>
<li>Praslin, Seychelles</li>
<li>Syros, Yunani</li>
<li>Kepulauan Lofoten, Norwegia</li>
<li>Palawan, Filipina</li>
<li>Culebra, Puerto Rico</li>
<li>Sanibel Island, Amerika Serikat</li>
<li>Phu Quoc, Vietnam</li>
<li>Fiji</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga Tiket Taman Safari Prigen Terbaru, Cek Sebelum Berkunjung</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/206641/harga-tiket-taman-safari-prigen-terbaru-cek-sebelum-berkunjung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2026 07:35:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=206641</guid>

					<description><![CDATA[Taman Safari Prigen merupakan safari park terbesar di Asia Tenggara, dengan luas lebih dari 350 hektare. Sejak dibuka pada tahun 1997, lokasi]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://tamansafari.com/taman-safari-prigen/">Taman Safari Prigen</a> merupakan safari park terbesar di Asia Tenggara, dengan luas lebih dari 350 hektare. Sejak dibuka pada tahun 1997, lokasi ini telah berfungsi tidak hanya sebagai tempat rekreasi, tetapi juga sebagai pusat konservasi bagi satwa langka dari berbagai belahan dunia.</p>
<p>Di Taman Safari Prigen, pengunjung dapat menjumpai lebih dari 2.000 satwa, termasuk gajah Sumatra, komodo, harimau putih, jerapah, dan zebra. Keunikan dari tempat ini adalah pengunjung dapat melihat satwa-satwa tersebut dari jarak dekat langsung dari kendaraan, memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan kebun binatang biasa.</p>
<p>Taman Safari Prigen buka setiap hari dari pukul 08.30 hingga 16.00 WIB. Disarankan untuk datang lebih awal agar bisa menikmati seluruh wahana dan atraksi secara maksimal, mengingat area wisata ini sangat luas dan menawarkan banyak aktivitas menarik.</p>
<p>Dilansir dari laman resmi Taman Safari, tiket masuk ke Taman Safari Prigen tersedia dalam beberapa kategori, dan setiap jenis tiket sudah mencakup fasilitas serta akses ke wahana tertentu.</p>
<p><b>1. Weekday (Senin – Jumat)</b></p>
<p>&#8211; Kategori Explore: dewasa Rp145.000, anak-anak Rp95.000<br />
&#8211; Kategori Adventure: dewasa Rp170.000, anak-anak Rp105.000<br />
&#8211; Kategori Explorer Plus: dewasa Rp160.000, anak-anak Rp115.000<br />
&#8211; Kategori Adventure Plus: dewasa Rp190.000, anak-anak Rp125.000</p>
<p><b>2. Weekend (Sabtu, Minggu &amp; Hari Libur)</b></p>
<p>&#8211; Kategori Explore: dewasa Rp165.000, anak-anak Rp105.000<br />
&#8211; Kategori Adventure: dewasa Rp185.000, anak-anak Rp120.000<br />
&#8211; Kategori Explorer Plus: dewasa Rp185.000, anak-anak Rp130.000<br />
&#8211; Kategori Adventure Plus: dewasa Rp200.000, anak-anak Rp145.000</p>
<p>Grand Taman Safari Prigen yang terletak di Prigen, Jawa Timur, merupakan destinasi konservasi satwa liar yang telah ada sejak tahun 1997, menawarkan pengalaman Safari Adventure dengan tiga zona dunia: Eropa-Amerika, Asia, dan Afrika. Dengan koleksi lebih dari 2.400 satwa dari 225 spesies, tempat ini juga menyajikan berbagai atraksi menarik.</p>
<p>Recreation Area, Baby Zoo, Aquatic Land, dan Zona Australiana, bersama dengan enam outlet Food &amp; Beverage yang tersebar di seluruh area, menjadikan Taman Safari Prigen pilihan yang ideal untuk wisata keluarga.</p>
<p>Taman Safari Prigen juga memiliki Interactive Living Museum yang menambah daya tarik budaya bagi para pengunjung. Selain itu, wahana kolam renang keluarga Safari Water World dan ATV Adventure menawarkan pengalaman seru bagi para pecinta petualangan, dengan jalur melintasi pegunungan, air terjun, dan kolam lumpur. Bagi yang mencari suasana lebih tenang, Enchanting Forest menyediakan playground, ruang komunal, Pinewood Bistro, dan Zen Café, yang sangat cocok untuk relaksasi dan eksplorasi.</p>
<p>Sebagai taman rekreasi dan konservasi, Taman Safari Prigen dilengkapi dengan Baobab Safari Resort. Resort bintang 4 ini memiliki 148 kamar dan menawarkan berbagai fasilitas lengkap, termasuk Kilimanjaro Restaurant, Marula Lounge, Ballroom dengan kapasitas 300 orang, 3 Meeting Room, Playground, dan Kolam Renang. Pengunjung juga dapat merasakan pengalaman unik memberi makan satwa di tengah suasana alam yang menakjubkan.</p>
<p>Dengan beragam atraksi yang ditawarkan, The Grand Taman Safari Prigen Jatim menjadi destinasi wisata yang sempurna untuk semua usia, menggabungkan petualangan alam dan kenyamanan dalam satu lokasi yang tak terlupakan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Taman Pintar Jogja, Wisata Edukasi Interaktif Favorit untuk Anak</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/206582/taman-pintar-jogja-wisata-edukasi-interaktif-favorit-untuk-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2026 04:08:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://samarindanews.com/?p=206582</guid>

					<description><![CDATA[Taman Pintar Jogja menjelma sebagai episentrum wisata edukasi yang mentransformasi kompleksitas ilmu pengetahuan menjadi petualangan interaktif bagi generasi muda. Destinasi wisata Jogja]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Taman Pintar Jogja menjelma sebagai episentrum wisata edukasi yang mentransformasi kompleksitas ilmu pengetahuan menjadi petualangan interaktif bagi generasi muda.</p>
<p>Destinasi wisata Jogja yang terletak di jantung kota ini berhasil menciptakan ekosistem pembelajaran revolusioner yang memadukan pendidikan dengan elemen permainan secara harmonis.</p>
<p>Berlokasi di Jalan Panembahan Senopati Nomor 1-3, Taman Pintar berdiri sebagai monumen pendidikan modern yang dirancang khusus untuk mengasah kreativitas anak-anak. Kawasan seluas 9.500 meter persegi ini menawarkan pengalaman belajar multisensori yang mengubah cara pandang pengunjung terhadap sains dan teknologi.</p>
<p>Sebagai ikon wisata Jogja yang mendidik, Taman Pintar menghadirkan sembilan zona eksplorasi yang masing-masing memiliki karakteristik unik dan menyasar aspek perkembangan anak yang berbeda. Setiap wahana dirancang dengan pendekatan pedagogis yang memungkinkan anak-anak belajar melalui pengalaman langsung, bukan sekadar teori.</p>
<p>Planetarium menjadi magnet utama bagi para pecinta astronomi, menampilkan simulasi benda langit yang memukau dan film edukasi tentang fenomena gerhana. Sementara itu, zona Playground outdoor menawarkan pengalaman interaktif melalui pipa bercerita, dinding berdendang, dan gong perdamaian yang merangsang indra pendengaran dan sentuhan.</p>
<p>Wahana Bahari mengajak pengunjung menjelajahi dunia kelautan dengan perahu wisata di danau buatan, memberikan perspektif baru tentang ekosistem perairan. Kampung Kerajinan menjadi laboratorium budaya yang mengajarkan seni membatik dan melukis gerabah, menghubungkan sains dengan kearifan lokal.</p>
<p>Science Theater berkapasitas 50 hingga 60 orang menjadi ruang audiovisual untuk pemutaran film ilmiah yang menginspirasi, sementara Zona Perpustakaan menyediakan akses tak terbatas pada buku pelajaran dan komputer. Gedung PAUD yang terbagi menjadi dua bangunan ini dirancang khusus untuk anak usia 2 hingga 7 tahun dengan alat peraga interaktif yang sesuai tahapan perkembangan mereka.</p>
<p>Gedung Oval menyajikan beragam alat peraga sains yang dapat disentuh langsung, termasuk akuarium air tawar dan model tata surya yang memukau. Pengunjung kemudian bisa melanjutkan petualangan ke Gedung Kotak yang menampilkan lorong ilusi, zona olahraga, dan teater 4D yang mendebarkan.</p>
<p>Taman Pintar menerapkan sistem tiket yang fleksibel dengan harga mulai Rp14.000 untuk anak-anak dan Rp24.000 untuk dewasa di area utama. Planetarium menetapkan tarif flat Rp25.000 untuk semua usia, sementara Dino Adventure dibanderol Rp20.000 untuk anak dan Rp25.000 untuk dewasa. Teater 4D melengkapi pilihan dengan harga Rp15.000 untuk anak dan Rp20.000 untuk dewasa.</p>
<p>Fasilitas penunjang wisata Jogja ini tergolong lengkap, mencakup area parkir luas, food court, masjid, toilet, dan ruangan ber-AC yang memastikan kenyamanan pengunjung. Keberadaan peta lokasi dan pusat informasi semakin memudahkan eksplorasi seluruh sudut taman.</p>
<p>Lokasi <a href="https://tamanpintar.co.id/">Taman Pintar</a> yang bersebelahan dengan destinasi wisata Jogja ikonik lainnya seperti Malioboro, Benteng Vredeburg, dan Museum Sonobudoyo menjadikannya titik awal sempurna untuk menjelajahi kekayaan budaya Yogyakarta.</p>
<p>Destinasi wisata Jogja ini berkomitmen menjadi ruang ekspresi dan apresiasi bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi ilmiah mereka. Taman Pintar membuktikan bahwa belajar sains tidak harus membosankan, melainkan bisa menjadi petualangan yang mendebarkan dan penuh kejutan.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Youtuber Joe Hattab ke Kuansing Liput Dhika “Aura Farming”, Festival Pacu Jalur Kuansing Tahun Ini Lebih Istimewa</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/2760/youtuber-joe-hattab-ke-kuansing-liput-dhika-aura-farming-festival-pacu-jalur-kuansing-tahun-ini-lebih-istimewa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Jul 2025 12:27:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2760</guid>

					<description><![CDATA[YOUTUBER Joe Hattab akan mengunjungi Taluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, dan akan meliput tentang Festival Pacu Jalur. Kedatangannya ke Riau atas inisiatifnya sendiri setelah tarian]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://youtube.com/@joehattab?si=HVYfrTXO8St_z5vi"><b>YOUTUBER </b>Joe Hattab</a> akan mengunjungi Taluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, dan akan meliput tentang Festival Pacu Jalur. Kedatangannya ke Riau atas inisiatifnya sendiri setelah tarian “Aura Farming” dari Rayyan Arkan Dhika, menjadi perbincangan internasional.</p>
<p>Joe Hattab adalah Youtuber asal Yordania. Subscribenya 17,6 juta dan sudah mengunggah 546 video dan ada 5,9 juta pengikut di Instagramnya. Dia sudah berkeliling dunia dan membuat banyak video menarik. Video terakhir yang diunggahnya mengulas soal pembuatan mobil listrik BWD di Cina. Video itu sudah ditonton 8 juta kali dalam 4 hari setelah tayang.</p>
<p>Dia akan tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru hari ini, Kamis, 17 Juli 2025, dan langsung akan bertolak ke Kuantan Singingi. Dia akan menghabiskan beberapa hari di sana, mewawancarai Dhika, bertanya tentang sejarah pacu jalur, menyaksikan serangkaian uji coba, termasuk berwisata kuliner.</p>
<p>“Benar, Joe Hattab sudah menghubungi kami dan ingin bertemu langsung dengan Dhika, sekaligus meliput Festival Pacu Jalur untuk konten YouTubenya,” ujar Ketua ASTINDO Riau, Harpina Dian Sari.</p>
<p>Tidak hanya mengunjungi Dhika di rumahnya, Hattab juga akan mengeksplorasi berbagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten Kuansing. Fokus utamanya adalah <b>Festival Pacu Jalur</b>, event budaya terbesar di Riau yang akan digelar pada 20–24 Agustus 2025.</p>
<p>Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Roni Rakhmat, mengatakan event Pacu Jalur tahun ini akan lebih istimewa karena akan dikunjungi oleh banyak influencer luar negeri. Selain Joe Hattab, rapper asal Amerika, Melly Mike juga sudah mengonfirmasi kehadirannya.</p>
<p>“Kami yakin momentum seperti ini akan mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Riau. Target kami meningkat hingga 30% dari tahun lalu,” katanya saat dihubungi <i>Bertuahpos</i>, Kamis, 17 Juli 2025.</p>
<p>Fenomena “Aura Farming” yang dibawakan Dhika dalam festival tahun lalu telah mengundang decak kagum global. Sejumlah figur dunia seperti Marc Marquez, Achraf Hakimi, Neymar, hingga bintang NFL Travis Kelce ikut meniru gerakan tersebut di media sosial mereka. Video-video itu lantas viral dan membawa perhatian dunia ke Kuansing.</p>
<p>Tahun ini, Festival Pacu Jalur di Kuantan Singingi juga akan dihadiri oleh pejabat nasional dan perwakilan duta besar negara sahabat.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Master Plan Pariwisata Berkelanjutan untuk Raja Ampat Pasca Ribut-ribut Izin Tambang</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/2453/master-plan-pariwisata-berkelanjutan-untuk-raja-ampat-pasca-ribut-ribut-izin-tambang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jun 2025 02:11:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2453</guid>

					<description><![CDATA[Pemerintah tengah menyusun rencana induk (master plan) pembangunan pariwisata berkelanjutan di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya,  menyusul kerusakan ekosistem hutan akibat aktivitas pertambangan. Langkah]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah tengah menyusun rencana induk (<i>master plan</i>) pembangunan <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Pariwisata_berkelanjutan"><b>pariwisata berkelanjutan</b></a> di kawasan Raja Ampat, Papua Barat Daya,  menyusul kerusakan ekosistem hutan akibat aktivitas pertambangan.</p>
<p>Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pemulihan lingkungan sekaligus upaya menjadikan Raja Ampat sebagai destinasi unggulan dunia yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan.</p>
<p>Kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, pihaknya telah mengusulkan pembentukan tim lintas kementerian untuk merancang master plan terpadu. Tujuannya, menjadikan Raja Ampat sebagai destinasi berkualitas tinggi dengan pendekatan ekologi, sosial budaya, dan skala ekonomi yang saling terintegrasi.</p>
<p>“Kami mengusulkan pembentukan tim lintas kementerian untuk menyusun master plan terpadu Raja Ampat yang berorientasi pada pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya di Jakarta, 10 Juni 2025.</p>
<p>Menurut Widiyanti, Raja Ampat merupakan salah satu destinasi prioritas nasional yang juga telah ditetapkan sebagai <i>Unesco Global Geopark</i>, sehingga menjadi tanggung jawab bersama untuk melindunginya.</p>
<p>Ia pun mengapresiasi langkah tegas yang telah dilakukan Kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup, dan Kementerian Kehutanan dalam mencabut empat izin usaha pertambangan (IUP) di kawasan tersebut.</p>
<p>“Kami menyambut baik langkah pengawasan dan evaluasi yang telah dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan tambang yang merusak lingkungan,” tegasnya.</p>
<p>Widiyanti menekankan bahwa membangun sektor pariwisata di Raja Ampat bukan hanya sekadar mendatangkan wisatawan, tetapi juga menjaga keberlangsungan ekosistem dan kehidupan masyarakat lokal.</p>
<p>“Pembangunan pariwisata harus melindungi alam dan manusia di dalamnya, baik hari ini maupun di masa depan,” katanya.</p>
<p>Raja Ampat dikenal sebagai salah satu kawasan dengan keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia, namun belakangan mendapat sorotan karena dampak eksploitasi tambang. Pemerintah berharap, melalui penyusunan master plan ini, potensi wisata Raja Ampat bisa dikembangkan tanpa mengorbankan kelestarian alam dan budaya lokal.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada di Indonesia, Inilah 5 Tempat Wisata yang Paling Anti dengan Kehadiran Perempuan</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/2162/ada-di-indonesia-inilah-5-tempat-wisata-yang-paling-anti-dengan-kehadiran-perempuan-2/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Apr 2025 02:11:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2162</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah destinasi wisata sangat bergantung dengan kunjungan orang. Siapapun itu. Tanpa memandang gender. Namun faktanya, ada beberapa tempat wisata yang justru membatasi, bahkan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah destinasi wisata sangat bergantung dengan kunjungan orang. Siapapun itu. Tanpa memandang gender.</p>
<p>Namun faktanya, ada beberapa tempat wisata yang justru membatasi, bahkan melarang perempuan untuk hadir berkunjung.</p>
<p>Tempat-tempat ini sering kali terkait dengan kepercayaan, adat istiadat, atau norma sosial tertentu yang kuat.</p>
<p>Meskipun larangan ini terdengar tidak biasa di era modern yang mengutamakan kesetaraan, beberapa destinasi tetap mempertahankan aturan tersebut dengan alasan budaya atau agama.</p>
<p>Berikut ini 5 tempat wisata di dunia yang paling anti dengan kehadiran perempuan, salah satunya ada di Indonesia;</p>
<p><b>Gunung Athos di Yunani</b></p>
<p><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Mount_Athos"><b>Gunung Athos</b></a>—sebuah semenanjung mistis di Yunani utara—telah menjadi pusat suci bagi biarawan Ortodoks Timur sejak abad ke-10.</p>
<p>Gunung Athos dihuni oleh lebih dari 2.000 biksu yang tersebar di 20 biara.</p>
<p>Tempat ini mempertahankan tradisi kuno yang melarang perempuan, bahkan hewan betina, untuk masuk.</p>
<p>Larangan ini berakar pada keyakinan, bahwa kehadiran perempuan dianggap dapat mengganggu ketenangan dan kehidupan spiritual para biarawan yang mendedikasikan hidup mereka sepenuhnya untuk ibadah.</p>
<p><b>Kuil Sabarimala di India</b></p>
<p>Kuil yang terletak di India Selatan itu, didedikasikan bagi Dewa Selibat. Kuil Sabarimala telah menjadi tempat suci khusus bagi pria dewasa selama berabad-abad.</p>
<p>Tradisi kuno melarang perempuan, terutama yang sedang menstruasi, untuk memasuki kuil karena dianggap dapat mengganggu kesuciannya.</p>
<p>Namun, pada 2018, pemerintah sempat membuka akses bagi perempuan untuk beribadah di sana, memicu gelombang kontroversi di seluruh negeri.</p>
<p>Meskipun demikian, tradisi lama kembali ditegakkan, dan larangan bagi perempuan akhirnya diberlakukan lagi, menegaskan betapa kuatnya pengaruh adat dan kepercayaan dalam menjaga kesucian tempat ini.</p>
<p><b>Gunung Omine di Jepang</b></p>
<p>Gunung Omine di Prefektur Nara, Jepang, merupakan tempat suci bagi agama Shugendo, yang memadukan ajaran Buddha, Shinto, dan Taoisme.</p>
<p>Di balik keindahannya, gunung ini menjaga tradisi yang melarang perempuan untuk masuk, karena mayoritas praktik pertapaan dilakukan oleh laki-laki.</p>
<p>Larangan ini mencerminkan keyakinan lama bahwa kehadiran perempuan dianggap dapat mengganggu keseimbangan spiritual yang dijaga di kawasan suci ini.</p>
<p><b>Pulau Okinoshima</b></p>
<p>Pulau Okinoshima adalah situs suci Shinto yang juga diakui sebagai warisan dunia UNESCO, menyimpan keheningan mistis di perairan Jepang.</p>
<p>Di pulau ini berdiri Kuil Okitsu, tempat di mana doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan para pelaut. Namun, demi menjaga kesuciannya, perempuan dilarang untuk memasuki pulau ini.</p>
<p>Bahkan para laki-laki yang diizinkan menginjakkan kaki di sana harus menjalani ritual penyucian dengan melepas pakaian mereka terlebih dahulu, menandai betapa sakralnya setiap langkah yang diambil di tanah keramat tersebut.</p>
<p><b>Pulau Komodo di Indonesia</b></p>
<p>Pulau Komodo di Indonesia, rumah bagi komodo, kadal terbesar di dunia, adalah salah satu destinasi wisata paling menarik di nusantara.</p>
<p>Namun, bagi perempuan, ada peraturan khusus yang perlu diperhatikan saat berkunjung.</p>
<p>Mereka yang sedang menstruasi disarankan untuk menunda kunjungan, karena komodo memiliki kemampuan luar biasa untuk mencium bau darah dari jarak hingga 9,5 km, menjadikan langkah pencegahan ini penting demi keselamatan wisatawan.</p>
<p>Selain kelima tempat wisata ini, tentunya masih ada banyak tempat wisata lainnya di dunia yang memiliki aturan melarang kehadiran perempuan di sana. Hal ini sudah menjadi aturan tradisi yang berlaku sejak turun temurun.***</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Rekomendasi Wisata Gratis di Bandung yang Seru untuk Dikunjungi</title>
		<link>https://samarindanews.com/travelling/2143/5-rekomendasi-wisata-gratis-di-bandung-yang-seru-untuk-dikunjungi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2025 01:41:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Travelling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2143</guid>

					<description><![CDATA[Bandung menawarkan banyak wisata menarik yang ramah di kantong. Berikut adalah tujuh rekomendasi wisata gratis di Bandung yang bisa kamu kunjungi dengan]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Bandung menawarkan banyak wisata menarik yang ramah di kantong. Berikut adalah tujuh rekomendasi wisata gratis di Bandung yang bisa kamu kunjungi dengan bujet pas-pasan.</p>
<h6>1. Jalan Braga</h6>
<p>Jalan Braga terkenal sebagai kawasan wisata yang ramai dikunjungi. Setiap Minggu, jalan ini bebas kendaraan. Di sepanjang jalan, terdapat banyak toko, kafe, toko aksesoris, dan bar. Menyusuri Jalan Braga tidak memerlukan biaya apa pun, jadi pastikan untuk mampir ke sini saat berada di Bandung.</p>
<h6>2. Hutan Kota Babakan Siliwangi</h6>
<p>Hutan Kota Babakan Siliwangi menyediakan berbagai aktivitas tanpa biaya masuk. Terletak di Jalan Tamansari No.90, hutan ini memiliki panjang sekitar 2 kilometer. Pengunjung hanya perlu membayar tiket parkir jika membawa kendaraan pribadi. Hutan ini buka dari pukul 09.00-16.00 WIB pada hari kerja dan 09.00-17.00 WIB pada akhir pekan.</p>
<h6>3. Taman Sejarah Bandung</h6>
<p>Taman Sejarah Bandung menawarkan mini pool gratis dan informasi mengenai sejarah kota Bandung serta para wali kotanya. Terletak di Jalan Aceh No.53, taman ini menjadi tempat edukatif yang menarik tanpa biaya masuk.</p>
<h6>4. Alun-alun Bandung</h6>
<p>Alun-alun Bandung, yang berlokasi di Jalan Asia Afrika, menjadi tempat favorit untuk bersantai dan piknik secara gratis. Alun-alun ini mudah diakses oleh transportasi umum dan memiliki rumput sintetis yang luas, cocok untuk berbagai aktivitas seperti bermain bola, berdiskusi, atau bersantai.</p>
<h6>5. Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat</h6>
<p>Kawasan ini menyediakan berbagai fasilitas untuk berkegiatan secara gratis. Terletak di Jalan Dipati Ukur No.48, area ini memiliki rumput sintetis, gazebo, area bermain anak, area olahraga, dan amfiteater. Tempat ini cocok untuk bersantai atau melakukan aktivitas lain tanpa mengeluarkan biaya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
