<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Traveling - SamarindaNews</title>
	<atom:link href="https://samarindanews.com/category/traveling/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://samarindanews.com</link>
	<description>Samarindanews.Com</description>
	<lastBuildDate>Thu, 28 Nov 2024 05:00:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>
	<item>
		<title>Kemenhub Turunkan Tarif Tiket Pesawat 10 Persen Selama Nataru 2024</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/153941/kemenhub-turunkan-tarif-tiket-pesawat-10-persen-selama-nataru-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 05:00:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritamamuju.com/?p=153941</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan penurunan tarif tiket pesawat sebesar 10 persen selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Kebijakan ini</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153941/kemenhub-turunkan-tarif-tiket-pesawat-10-persen-selama-nataru-2024/">Kemenhub Turunkan Tarif Tiket Pesawat 10 Persen Selama Nataru 2024</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan penurunan tarif tiket pesawat sebesar 10 persen selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).</p>
<p>Kebijakan ini berlaku selama 16 hari, mulai 19 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025, untuk tiket yang belum terjual.</p>
<p>“Bagi penumpang yang sudah membeli tiket untuk penerbangan pada periode tersebut, dapat diberikan insentif sesuai kebijakan masing-masing maskapai jika masih memungkinkan,” ujar Juru Bicara Kemenhub, Elba, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 27 November 2024.</p>
<p>Elba menjelaskan, kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Indonesia pada akhir 2024.</p>
<p>“Kami berharap penyesuaian tarif ini menjadi kabar gembira bagi masyarakat,” katanya.</p>
<p>Penurunan harga tiket pesawat selama Nataru ini terwujud berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk PT Pertamina, PT Angkasa Pura, Airnav, dan maskapai penerbangan. Menurut Elba, PT Pertamina akan menurunkan harga avtur di 19 bandara selama periode tersebut.</p>
<p>“Pertamina akan memberikan dukungan dengan penurunan harga avtur pada rentang 7,5 hingga 10 persen. Hal ini berlaku di bandara seperti Denpasar, Surabaya, Medan, Silangit, Lombok, Labuan Bajo, Manado, Yogyakarta Kulon Progo, dan lainnya,” jelasnya.</p>
<p>Setelah penurunan, harga avtur di bandara tersebut akan mendekati harga avtur di Bandara Soekarno-Hatta.</p>
<p>“Jika terjadi kenaikan harga jual avtur pada Desember 2024, hal itu tidak akan berdampak pada maskapai yang melayani publik,” tambahnya.</p>
<p>Elba juga menyebutkan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia dan seluruh UPBU (Unit Pelayanan Bandar Udara) di bawah Kemenhub akan menurunkan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) hingga 50 persen.</p>
<p>Namun, penerapan kebijakan ini untuk Bandara Soekarno-Hatta dan Ngurah Rai masih menunggu konfirmasi dari Kementerian BUMN.</p>
<p>Selain itu, maskapai penerbangan sepakat memberikan diskon fuel surcharge sebesar 8 persen, sehingga tarifnya menjadi 2 persen, serta diskon propeller hingga 20 persen.</p>
<p>Airnav Indonesia juga akan mendukung operasional selama Nataru dengan layanan advance dan extend, yang memungkinkan jam operasional lebih panjang sesuai kebutuhan maskapai.</p>
<p>“Kami optimistis kolaborasi ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat yang ingin bepergian selama libur Nataru, sekaligus mendukung kelancaran perekonomian dan pariwisata nasional,” pungkas Elba.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153941/kemenhub-turunkan-tarif-tiket-pesawat-10-persen-selama-nataru-2024/">Kemenhub Turunkan Tarif Tiket Pesawat 10 Persen Selama Nataru 2024</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fodor’s Sebut Bali Destinasi Tak Layak Dikunjungi, Ini Respon Kemen Pariwisata</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/153903/fodors-sebut-bali-destinasi-tak-layak-dikunjungi-ini-respon-kemen-pariwisata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2024 08:35:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritamamuju.com/?p=153903</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bali, sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia, kini menghadapi tantangan serius terkait distribusi wisatawan. Kepadatan turis di wilayah Bali selatan</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153903/fodors-sebut-bali-destinasi-tak-layak-dikunjungi-ini-respon-kemen-pariwisata/">Fodor’s Sebut Bali Destinasi Tak Layak Dikunjungi, Ini Respon Kemen Pariwisata</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Bali"><b>Bali</b></a>, sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia, kini menghadapi tantangan serius terkait distribusi wisatawan.</p>
<p>Kepadatan turis di wilayah Bali selatan memicu kekhawatiran, hingga <i>Fodor’s—</i>penerbit panduan perjalanan asal Amerika—memasukkan Bali dalam daftar destinasi tak layak dikunjungi pada 2025.</p>
<p>Namun, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa padatnya turis di Bali bukan karena jumlah wisatawan yang berlebihan, melainkan akibat penyebaran yang belum merata. Ia menyebut Bali utara dan barat memiliki potensi wisata yang belum tergali secara optimal.</p>
<p>“Kementerian Pariwisata tidak tinggal diam,” ujar Widiyanti dalam keterangan tertulisnya di kutip Senin, 24 November 2024.</p>
<p>Untuk mengatasi ketimpangan ini, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan program Paket Wisata 3B yang mencakup Banyuwangi, Bali Barat, dan Bali Utara. Program ini menawarkan ragam destinasi unik, mulai dari alam, budaya, hingga desa wisata.</p>
<p>Di Bali Utara, wisatawan dapat mengunjungi Desa Wisata Tembok, Desa Wisata Les, Pantai Lovina, hingga Pemuteran. Kabupaten Jembrana di Bali Barat juga menawarkan keindahan Taman Nasional Bali Barat yang menjadi habitat burung jalak Bali.</p>
<p>Sementara di Banyuwangi, daya tarik seperti Desa Wisata Kemiren, G-Land, Alas Purwo, dan Kawah Ijen semakin memperkaya pilihan wisata.</p>
<p>“Paket ini mengintegrasikan berbagai daya tarik khas setiap daerah, sehingga wisatawan memiliki pengalaman yang beragam dan unik,” tambah Widiyanti.</p>
<p>Kemenpar juga mengadakan diskusi dengan komunitas lokal dan melibatkan wartawan nasional maupun asing untuk mengeksplorasi destinasi di Bali Utara. Langkah ini diharapkan mampu menarik perhatian wisatawan global sekaligus mengembangkan pariwisata berkelanjutan.</p>
<p>Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, Hariyanto, menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat setempat.</p>
<p>“Kami meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata untuk menangani isu sampah, polusi, serta tekanan sosial akibat pariwisata,” ujarnya.</p>
<p>Kemenpar juga mendorong penerapan “manajemen destinasi” yang mendistribusikan wisatawan ke seluruh Bali dan ke lima Destinasi Super Prioritas (Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang). Selain itu, langkah tegas akan diambil terhadap wisatawan yang melanggar hukum, norma, dan adat setempat.</p>
<p>“Dengan berbagai inisiatif ini, kami optimistis dapat mengurangi ketimpangan wisata, menjadikan Bali lebih berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat lokal,” tutup Widiyanti.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153903/fodors-sebut-bali-destinasi-tak-layak-dikunjungi-ini-respon-kemen-pariwisata/">Fodor’s Sebut Bali Destinasi Tak Layak Dikunjungi, Ini Respon Kemen Pariwisata</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Prime Park Hotel &#038; Convention Pekanbaru Menggelar Anniversary Ke-3 dengan Berbagi</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/153410/prime-park-hotel-convention-pekanbaru-menggelar-anniversary-ke-3-dengan-berbagi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[samarindanews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2022 09:55:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://samarindanews.com/?p=153410</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDANEWS.COM, PEKANBARU — Prime Park Hotel &#38; Convention Pekanbaru merayakan anniversary ke-3 dengan menggelar buka bersama dan berbagi kepada anak yatim di</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153410/prime-park-hotel-convention-pekanbaru-menggelar-anniversary-ke-3-dengan-berbagi/">Prime Park Hotel & Convention Pekanbaru Menggelar Anniversary Ke-3 dengan Berbagi</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMARINDANEWS.COM, PEKANBARU</strong> — Prime Park Hotel &amp; Convention Pekanbaru merayakan anniversary ke-3 dengan menggelar buka bersama dan berbagi kepada anak yatim di panti asuhan Al-Ilham. Acara ini juga diisi dengan tausiyah Ramadhan serta ditutup dengan pemotongan tumpeng secara simbolis.</p>
<p>Sejauh ini, Prime Park Hotel Pekanbaru optimis bahwa industri perhotelan di Riau akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kota yang kian maju.</p>
<p>Hotel yang terletak di Jalan Sudirman ini sudah ada sejak tahun 2018 dan dibuka secara resmi pada tahun 2019 lalu tepatnya pada tanggal 25 April 2019.</p>
<p>Prime Park Hotel &amp; Convention Pekanbaru merayakan anniversary ke-3 dengan menggelar buka bersama dan berbagi kepada anak yatim.</p>
<p>“Alhamdulillah dengan proses yang berjalan sekarang ini, kita sudah melalui beberapa tahapan tentunya yang paling berat adalah tahun kemarin saat pandemi. Namun pada pandemi kita lewati dengan start bulan Maret 2020, kita jalan dengan tim yang ada sampai sekarang ini kita syukuri, tentunya tim kita solid dan kita berikan yang terbaik tetap ikuti protokol kesehatan, itulah yang menjadi prioritas utama kami,” ujar Mukharom selaku General Manager Prime Park Hotel &amp; Convention Pekanbaru, Selasa, 26 April 2022.</p>
<p>Disampaikan Mukharom, dalam rangka merayakan Anniversary yang ke-3 ini, pihaknya juga memberikan santunan kepada anak yatim yang berada di Yayasan Panti Asuhan Al-Ilham.</p>
<p>“Pada tahun ini yang sangat spesial adalah tepatnya di bulan Ramadhan yang mana kita awali dengan berbagi dengan tetangga sekitar kemudian kita juga berbagi dengan Yayasan Panti Asuhan Al-Ilham, sebagai komitmen untuk terus berkontribusi kepada masyarakat,” sebutnya.</p>
<p>Prime Park Hotel &amp; Convention Pekanbaru merayakan anniversary ke-3 dengan menggelar buka bersama dan berbagi kepada anak yatim.</p>
<p>“Itu juga merupakan sebuah program tahunan yang diberikan oleh kantor pusat. Kami juga ikut dalam hal yang terbaik untuk masyarakat sekitar serta memberikan yang terbaik dalam hal pelayanan dan sebagainya,” tambahnya.</p>
<p>Dia berharap, ke depannya Prime Park Hotel Pekanbaru akan terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi.</p>
<p>“Kami harus tetap aktif dalam hal kekiniannya yang berupa proses pelayanan, masalah sosial media serta masalah interiornya. jadi yang menjadi prioritas kita adalah yakin bahwa kedepannya akan menjadi yang terbaik, tamu-tamu akan kita layani sebagaimana Hotel Prime Park,” kata dia.<strong>***</strong></p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153410/prime-park-hotel-convention-pekanbaru-menggelar-anniversary-ke-3-dengan-berbagi/">Prime Park Hotel & Convention Pekanbaru Menggelar Anniversary Ke-3 dengan Berbagi</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inikah Clarke Quay, Daerah Singapura yang Ramah Muslim</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/153374/inikah-clarke-quay-daerah-singapura-yang-ramah-muslim/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[samarindanews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2022 15:53:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://samarindanews.com/?p=153374</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDANEWS.COM &#8211; Clarke Quay terkenal sebagai distrik hiburan di Singapura yang menawarkan berbagai atraksi menarik dari pagi sampai malam hari. Anda bisa</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153374/inikah-clarke-quay-daerah-singapura-yang-ramah-muslim/">Inikah Clarke Quay, Daerah Singapura yang Ramah Muslim</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><b>SAMARINDANEWS.COM</b> &#8211; Clarke Quay terkenal sebagai distrik hiburan di Singapura yang menawarkan berbagai atraksi menarik dari pagi sampai malam hari. Anda bisa menemukan jejak sejarah peradaban Singapura masa lampau di sepanjang Singapore River (Sungai Singapura) yang merupakan lokasi dari distrik Clarke Quay sekarang.</p>
<p dir="ltr">Dalam rilis Singapore Tourism Board, Selasa (8/3/2022) sejarah Clarke Quay begitu menarik, karena distrik ini dahulu padat akan rumah, pertokoan, dan demarga kecil tempat kapal tongkang dan twakows (perahu) lalu-lalang membawa komoditas atau sebagai transportasi. Nama Clarke Quay diambil dari nama Gubernur Straits Settlements dari 1824-1902 bernama Sir Andrew Clarke.</p>
<p dir="ltr">Sehari-hari distrik ini juga terkenal dengan nama Cha Jung Tau dari Bahasa Teochew artinya pelabuhan untuk kapal yang membawa kayu bakar. Bersama Boat Quay, Clarke Quay dahulu juga terkenal sebagai lokasi pertunjukan opera China dan dongeng jalanan.</p>
<p dir="ltr">Pada abad ke-21 saat ini, Clarke Quay terkenal sebagai distrik hiburan di Singapura. Pembangunan Clarke Quay sebagai distrik hiburan ini terjadi sejak 1980-an. Pembangunan yang pesat tanpa melenyapkan sejarah dari bangunan di Clarke Quay, membuat distrik ini memiliki ciri khas pertemuan unsur modern dan tradisional dalam satu kawasan.<br />
Clarke Quay terkenal sebagai distrik hiburan di Singapura yang menawarkan berbagai atraksi menarik dari pagi sampai malam hari.</p>
<p dir="ltr">Kamu akan dibuat terpukau dengan gemerlap lampu-lampu gedung dan bangunan pusat hiburan, tetapi di sisi lain dapat mengagumi rumah-rumah tua di kawasan Clarke Quay. Sebagai panduan untuk liburan dengan pengalaman baru dan menyenangkan di Singapura, mari simak aktivitas yang bisa Anda lakukan di distrik hiburan Clarke Quay.</p>
<p dir="ltr">Kamu bisa merasakan pengalaman baru sekaligus membayangkan bagaimana Singapura zaman dahulu berpadu dengan fasilitas serba modern saat ini. Distrik Clarke Quay juga bisa menjadi destinasi wisata bagi semua wisatawan.</p>
<p dir="ltr"><strong>Berbagai Pilihan Hotel</strong></p>
<p dir="ltr">Menginap di hotel yang berada di distrik Clarke Quay bisa menjadi pilihan terbaik untuk merasakan Singapura dari sisi berbeda. Rata-rata penginapan di bawah ini memiliki pemandangan Singapore River. Selain itu, desain kamar juga terbilang klasik sesuai dengan unsur Clarke Quay sebagai distrik bersejarah.</p>
<p dir="ltr">Anda hanya perlu berjalan kaki untuk menuju stasiun MRT, tempat wisata, dan restoran halal di sekitar Clarke Quay. Rekomendasi hotel yang bisa kamu pertimbangkan diantaranya sebagai berikut.</p>
<p dir="ltr">1. Swissôtel Merchant Court<br />
2. Jayleen Clarke Quay Hotel<br />
3. Hotel NuVe Elements, Clarke Quay</p>
<p dir="ltr"><strong>Menikmati Panorama Kota Singapore di atas Kapal Kayu Tradisional</strong></p>
<p dir="ltr">Salah satu aktivitas yang wajib Anda lakukan saat mengunjungi Clarke Quay adalah ikut tur menyusuri sungai naik kapal kayu bernama bumboats atau tongkang. Pada abad 19 sampai 20, kapal tongkang berfungsi untuk mengangkat barang dari berbagai daerah di Singapura.</p>
<p dir="ltr">Namun sekarang fungsi kapal kayu ini berubah menjadi kapal wisata untuk mengangkut wisatawan berwisata menyusuri Singapore River. Anda bisa merasakan sensasi berkendara layaknya orang pada masa lampau. Selama 40 menit, perjalanan akan menyusuri Singapore River dan melihat bangunan ikonik seperti patung Merlion, Marina Bay Sands, dan Esplanade.</p>
<p dir="ltr"><strong>Tur Singapore River di Clarke Quay</strong> (Singapore Tourism Board Indonesia)<br />
Sudut pengambilan foto dari sungai ini membuat bangunan tampak lebih indah. Tur ini bisa diikuti dari pagi sampai malam hari. Kapal tongkang akan terus tersedia. Namun, waktu terbaik untuk ikut tur naik kapal ini adalah saat sore jelang malam atau setelah matahari terbenam.</p>
<p dir="ltr">Source: detik.com</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153374/inikah-clarke-quay-daerah-singapura-yang-ramah-muslim/">Inikah Clarke Quay, Daerah Singapura yang Ramah Muslim</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Membangkitkan Ekonomi, NTB Jadi Model Pengembangan Wisata Ramah Muslim Indonesia</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/153212/membangkitkan-ekonomi-ntb-jadi-model-pengembangan-wisata-ramah-muslim-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[samarindanews]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Feb 2022 16:04:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://samarindanews.com/?p=153212</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDANEWS.COM &#8211; Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi model pengembangan wisata ramah muslim (moslem friendly) di tanah air. Hal ini sebagai upaya</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153212/membangkitkan-ekonomi-ntb-jadi-model-pengembangan-wisata-ramah-muslim-indonesia/">Membangkitkan Ekonomi, NTB Jadi Model Pengembangan Wisata Ramah Muslim Indonesia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>SAMARINDANEWS.COM</strong> &#8211; Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi model pengembangan wisata ramah muslim (moslem friendly) di tanah air. Hal ini sebagai upaya membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja.</p>
<p dir="ltr">Hal tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan saat hadir secara virtual dalam acara Muktamar ke-1 Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI), Minggu (30/1/2022).</p>
<p dir="ltr">Sandiaga menjelaskan, NTB memiliki modal besar untuk mengembangkan wisata halal ramah muslim. Lantaran sederet penghargaan internasional sudah didapatkan provinsi berjuluk &#8220;Pulau Seribu Masjid&#8221; itu.</p>
<p dir="ltr">Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi model pengembangan wisata ramah muslim (moslem friendly) di tanah air. Hal ini sebagai upaya membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Pasca-COVID-19 pengembangan sektor pariwisata akan difokuskan pada quality and sustainable tourism, dengan mengutamakan produk-produk unggulan pariwisata. Salah satu diantaranya adalah wisata halal atau muslim friendly based. NTB sudah memiliki modal untuk itu sebagai upaya membangkitkan ekonomi dan membuka lapangan kerja,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Pada tahun 2019, Indonesia terpilih sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia di ajang Global Muslim Travel Index (GMTI) mengungguli 130 destinasi di dunia. Sejumlah destinasi mendapat halal travel award di antaranya Lombok, NTB yang ditetapkan sebagai The World Best Halal Tourism Destination dan The World Best Halal Honeymoon Destination.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Wisata halal fokus untuk extension of service ketika berwisata dengan mengusung tiga konsep yaitu; Good to Have, Nice to Have, dan Must to Have. Konsep ini dijabarkan ke dalam 5 Major component dari pariwisata ramah muslim/pariwisata halal yaitu halal hotels, halal transport, halal food, halal tour packages, dan halal finance, ini bisa kita temui di seluruh wilayah NTB,&#8221; ujarnya.</p>
<p dir="ltr">Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan, Indonesia mempunyai potensi besar untuk mengembangkan wisata halal dan menjadi destinasi muslim friendly based terkemuka di dunia.</p>
<p dir="ltr">Pengembangan potensi wisata halal tersebut dalam upaya menciptakan lapangan kerja dan menarik devisa dari muslim traveler dengan optimal. Data State of The Global Islamic Economy Report 2019 menyebutkan, jumlah pengeluaran wisatawan muslim dunia sebesar 200,3 miliar dolar AS atau sebesar 12 persen dari total pengeluaran wisatawan global sebesar 1,66 triliun dolar AS.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Dengan demikian, Indonesia berada di urutan ke-5 dari &#8220;TOP 5 Negara Muslim Traveler&#8221; dengan pengeluaran terbesar setelah; Saudi Arabia, UAE, Qatar, dan Kuwait. Dibandingkan dengan negara-negara dengan mayoritas penduduk muslim lain, Indonesia termasuk konsumen produk halal terbesar, namun disayangkan masih banyak produk yang dibelanjakan merupakan produk impor,&#8221; katanya.</p>
<p dir="ltr">Source: detik.com</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153212/membangkitkan-ekonomi-ntb-jadi-model-pengembangan-wisata-ramah-muslim-indonesia/">Membangkitkan Ekonomi, NTB Jadi Model Pengembangan Wisata Ramah Muslim Indonesia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telantarkan 60 Pendaki Gunung Rinjani, Pelaku Harus Bayar Rp 34 Juta</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/153093/telantarkan-60-pendaki-gunung-rinjani-pelaku-harus-bayar-rp-34-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Jan 2022 15:12:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://balikpapanpos.com/?p=152977</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sekitar 60 pendaki ditelantarkan di Gunung Rinjani oleh penyelenggara open trip. Pelaku telah ditangkap dan kasus ini telah dimediasi oleh polisi yang</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153093/telantarkan-60-pendaki-gunung-rinjani-pelaku-harus-bayar-rp-34-juta/">Telantarkan 60 Pendaki Gunung Rinjani, Pelaku Harus Bayar Rp 34 Juta</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sekitar 60 pendaki ditelantarkan di Gunung Rinjani oleh penyelenggara open trip. Pelaku telah ditangkap dan kasus ini telah dimediasi oleh polisi yang berakhir secara kekeluargaan.</p>
<p>Kata Damar Aji Nugroho, salah satu peserta open trip ke Gunung Rinjani, menuturkan bahwa kasus penelantaran yang merembet hingga pelaporan ke polisi ini sudah menemukan titik terang.</p>
<p>&#8220;Pihak Edwin Rianto membuat surat pernyataan dan surat perjanjian di Polsek Sembalun yang dibantu oleh kapolsek dan kanit polsek Sembalun,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Lebih lanjut, pelaku penelantaran pendaki dalam open trip ke Gunung Rinjani ini harus membayar atau mengembalikan sejumlah uang. Totalnya mencapai Rp 34 juta.</p>
<p>&#8220;Beberapa hal yang dibahas dalam surat perjanjian adalah pengembalian uang peserta yang dipakai untuk membayar porter dan pick up dan pelunasan bus dan travel serta porter pick up yang belum dilunasi,&#8221; kata Damar.</p>
<p>&#8220;Dalam surat perjanjian saudara Edwin Rianto diberikan batas waktu untuk menyelesaikan pembayaran atau ganti rugi sebesar Rp 34.920.000 dengan kurun waktu tiga bulan sejak surat itu dikeluarkan di Sembalun,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Sejumlah uang sudah dibayarkan oleh pihak keluarga. Uang itu digunakan untuk keperluan pembayaran pihak ketiga juga pengeluaran tambahan dari para peserta.</p>
<p>&#8220;Keluarga saudara Edwin Rianto sudah membayar Rp 10 juta pada tanggal 2 Januari 2022, dan uang sudah dialokasikan untuk para porter, pick up dan beberapa peserta yang mengeluarkan uang kembali pada saat kejadian,&#8221; terang Damar.</p>
<p>&#8220;Pelaku masih harus menyelesaikan pembayaran sebesar Rp 24.920.000 untuk melunasi bus dan elf serta uang peserta yang dipakai untuk membayar ongkos balik bus,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Nasib malang dialami peserta open trip ke Gunung Rinjani ini. Pendaki perempuan itu salah satu dari 60 pendaki yang ditelantarkan dan ia mengalami hipotermia hingga dikabarkan hampir mati.</p>
<p>Kejadian ini diceritakan oleh salah satu peserta, yang berasal dari Jakarta dalam sambungan telepon, Intan Rahayu (32). Katanya si inisiator open trip, Edwin Rianto menelantarkan pendaki perempuan yang terkena hipotermia itu.</p>
<p>&#8220;Ada yang kena hipotermia, sempat parah. Tapi sekarang sudah perjalanan ke Jakarta naik bus,&#8221; kata Intan, Jumat (31/12/2021).</p>
<p>&#8220;Jadi dia (perempuan) mendaki tanggal 28, dan di tanggal 29 kena hipotermia. Lalu pas turun tanggal 30 itu sudah drop hampir tak bisa bernapas dan beruntung diselamatkan TNGR, baru sadar hari ini tanggal 31,&#8221; urai dia.</p>
<p>Source: detik.com</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/153093/telantarkan-60-pendaki-gunung-rinjani-pelaku-harus-bayar-rp-34-juta/">Telantarkan 60 Pendaki Gunung Rinjani, Pelaku Harus Bayar Rp 34 Juta</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengunjung Dilonggarkan Jadi 70 Persen, Cek Syarat Lengkap Nonton di Bioskop</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/23019/pengunjung-dilonggarkan-jadi-70-persen-cek-syarat-lengkap-nonton-di-bioskop/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[samarindanews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2021 05:10:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://samarindanews.com/?p=23019</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDANEWS.COM &#8211; Pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta dan jumlah kabupaten/kota turun ke tingkat 2. Ada beberapa aturan yang termasuk kegiatan</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/23019/pengunjung-dilonggarkan-jadi-70-persen-cek-syarat-lengkap-nonton-di-bioskop/">Pengunjung Dilonggarkan Jadi 70 Persen, Cek Syarat Lengkap Nonton di Bioskop</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="vertical-align: inherit;">SAMARINDANEWS.COM</span></strong><span style="vertical-align: inherit;"> &#8211; Pemberlakuan kegiatan masyarakat (PPKM) di DKI Jakarta dan jumlah kabupaten/kota turun ke tingkat 2. Ada beberapa aturan yang termasuk kegiatan di gedung bioskop.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Instruksi Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, level 2 dan level 1 COVID-19 di Wilayah Jawa Bali menjelaskan, anak di bawah 12 tahun sudah diizinkan menonton di bioskop. Bioskop dapat beroperasi dengan sejumlah ketentuan.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">&#8220;Wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai,&#8221; bunyi Inmendagri 53/2021 seperti dikutip dari detikcom, Selasa (19/10/2021).</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Lebih lanjut, batas maksimal jumlah pengunjung bioskop dilonggarkan menjadi 70% dari total kapasitas.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Namun hanya pengunjung dengan kategori Hijau dan Kuning yang tertera di aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk ke bioskop. Warna hijau artinya pengunjung telah mendapatkan vaksin dosis lengkap. Warna kuning atau oranye artinya pengunjung telah mendapatkan vaksin dosis pertama.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">&#8220;Pengunjung usia di bawah 12 tahun diizinkan masuk dengan syarat didampingi orang tua,&#8221; bunyi Inmendagri lebih lanjut.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Selanjutnya, restoran atau rumah makan dan kafe di dalam area bioskop diizinkan menerima makan di tempat (dine in) dengan kapasitas maksimal 50% dan waktu makan maksimal 60 menit.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">&#8220;Mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Kesehatan,&#8221; lebih lanjut aturan di bioskop.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Harus diingat bahwa yang disebutkan di atas adalah syarat yang berlaku di kabupaten/kota dengan status PPKM Level 2.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Sedangkan di wilayah PPKM Level 3, anak di bawah 12 tahun masih dilarang masuk ke bioskop. Selain itu kapasitas maksimal pengunjung adalah 50%.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">&#8220;Pengunjung usia di bawah 12 (dua belas) tahun dilarang masuk,&#8221; bunyi aturan di wilayah PPKM Level 3. *</span>Pengunjung Dilonggarkan Jadi 70 Persen, Cek Syarat Lengkap Nonton di Bioskop</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/23019/pengunjung-dilonggarkan-jadi-70-persen-cek-syarat-lengkap-nonton-di-bioskop/">Pengunjung Dilonggarkan Jadi 70 Persen, Cek Syarat Lengkap Nonton di Bioskop</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Daftar 72 Hotel untuk Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/23002/ini-daftar-72-hotel-untuk-karantina-pelaku-perjalanan-luar-negeri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[samarindanews]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2021 08:06:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://samarindanews.com/?p=23002</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDANEWS.COM &#8211; Satgas Penanganan Covid-19 merilis daftar 72 hotel yang bisa dipakai untuk tempat pelaku bagi pelaku perjalanan yang baru datang dari luar</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/23002/ini-daftar-72-hotel-untuk-karantina-pelaku-perjalanan-luar-negeri/">Ini Daftar 72 Hotel untuk Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;"><strong>SAMARINDANEWS.COM</strong> &#8211; Satgas Penanganan Covid-19 merilis daftar 72 hotel yang bisa dipakai untuk tempat pelaku bagi pelaku perjalanan yang baru datang dari luar negeri.</span></span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Mengutip situs COVID19.go.id, data ini merupakan data hotel terbaru per 19 Oktober dalam surat yang diteken oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji yang juga selaku Pangkogasgabpad COVID-19 kepada Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).</span></span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Berikut daftar 72 hotel untuk seperti dikutip dari situs COVID19.go.id :</span></span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">1. Hotel Indonesia Kempinski </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">2. Grand Sahid Jaya Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">3. Grand Mercure Jakarta Kemayoran </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">4. Ayana MidPlaza </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">5. Hotel Aryaduta Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">6. Grand Hyatt Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">7. Grand Mercure Harmoni </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">8. Hotel Borobudur Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">9. Le Meridien Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">10. Mandarin Oriental Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">11. Hotel Mulia Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">12. Pullman Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">13. Hotel Shangri-La </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">14. The Sultan Hotel &amp; Residence Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">15. Alila SCBD Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">16. Fairmont Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">17. Gran Melia Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">18. Intercontinental Jakarta Pondok Indah </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">19. Raffles Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">20. Sheraton Grand Jakarta Gandaria City </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">21. The Ritz-Carlton Jakarta Mega Kuningan</span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">22. Wyndham Casablanca Jakarta Hotel and Residence </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">23. Pullman Jakarta Central Park </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">24. Sahid Jaya Lippo Cikarang </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">25. Aloft Jakarta Wahid Hasyim </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">26. Arcadia by Horison </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">27. Millenium Hotel Sirih Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">28. Novotel Mangga Dua </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">29. Sari Pacific Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">30. Ambhara Hotel </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">31. JS Luwansa Hotel Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">32. Mercure Jakarta Gatot Subroto </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">33. Mercure Jakarta Simatupang </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">34. Swiss-Belresidences Kalibata </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">35. The 101 Jakarta Sedayu Darmawangsa </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">36. The Mayflower &#8211; Apartemen Executive Marriot </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">37. All Sedayu </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">38. Harris Suite Puri Mansion </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">39 Mercure Jakarta Batavia </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">40. Mercure Kota </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">41. Java Palace Hotel Cikarang</span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">42. FM 7 Resort Bandara </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">43. Novotel Tangerang </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">44. Swiss-Belhotel Airport Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">45. Mercure Serpong Alam Sutera </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">46. ​​Aston Kemayoran City Hotel </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">47. Blue Sky Petamburan </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">48. Holiday Inn Express Jakarta Wahid Hasyim </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">49. Hotel Orchardz Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">50. Luminor Hotel Kita </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">51. Yello Harmoni Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">52. Zuri Express Mangga Dua </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">53. Swiss-Belinn TB Simatupang </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">54. Royal Pam Hotel &amp; Conference Center </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">55. Sahid Serpong </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">56. Sahid Mutiara Karawaci </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">57. Fave Bandara </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">58. </span><span style="vertical-align: inherit;">Bandara </span><span style="vertical-align: inherit;">Jakarta oleh Topotels </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">59. Empat Seasons Hotel Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">60. Gran Mahakam </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">61. Aloft Jakarta Selatan </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">62. El Hotel Royale Jakarta Kelapa Gading</span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">63. Grandhika Iskandarsyah Jakarta </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">64. Grand Kemang </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">65. Novotel Gajah Mada </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">66. Nuanza Hotel &amp; Convention Cikarang </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">67. Santika Premiere Slipi </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">68. Sutasoma Hotel </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">68. REDTOP Hotel &amp; Convention Center </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">70. All Seasons Jakarta Thamrin </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">71. Yello Hotel Manggarai </span></span><br />
<span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">72. 101 Urban Jakarta Kelapa Gading</span></span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Sesuai SE No. 20/2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional Pada Masa Pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19), pemerintah mewajibkan selama 5&#215;24 jam untuk semua jenis pelaku perjalanan.</span></span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;"><span style="vertical-align: inherit;">Tadinya ditetapkan 8 hari namun diperpendek dengan catatan pelaku perjalanan sudah melakukan vaksinasi lengkap dan sudah melakukan tes PCR dari negara asal dan saat kedatangan di Indonesia. </span><span style="vertical-align: inherit;">*</span></span></p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/23002/ini-daftar-72-hotel-untuk-karantina-pelaku-perjalanan-luar-negeri/">Ini Daftar 72 Hotel untuk Karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Intip Aturan Perjalanan Domestik Terbaru</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/22954/intip-aturan-perjalanan-domestik-terbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[samarindanews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Sep 2021 09:05:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://samarindanews.com/?p=22954</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDANEWS.COM &#8211; PPKM diperpanjang hingga tanggal 4 Oktober 2021.Apakah ada syarat perjalanan domestik terbaru? Kementerian Perhubungan menegaskan tidak ada perubahan dalam syarat</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/22954/intip-aturan-perjalanan-domestik-terbaru/">Intip Aturan Perjalanan Domestik Terbaru</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span style="vertical-align: inherit;">SAMARINDANEWS.COM</span></strong><span style="vertical-align: inherit;"> &#8211; PPKM diperpanjang hingga tanggal 4 Oktober 2021.Apakah ada syarat perjalanan domestik terbaru?</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Kementerian Perhubungan menegaskan tidak ada perubahan dalam syarat perjalanan. Aturan perjalanan masih merujuk pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor: 18 Tahun 2021 beserta tambahannya tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada Masa Pandemi Covid-19, serta Merujuk pada aturan yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor: 43 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, dan Level 2 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali dan Inmendagri Nomor 44 Tahun 2021 Tentang PPKM Covid-19 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, dan Papua.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">&#8220;Sejalan dengan perpanjangan masa PPKM hingga 4 Oktober 2021 maka hingga saat ini aturan perjalanan pelaku di dalam negeri tidak ada perubahan, masih sama dengan aturan sebelumnya,&#8221; kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, dilansir dari CNBC.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Berikut beberapa syarat perjalanan domestik yang menggunakan kendaraan pribadi dan transportasi umum, seperti dikutip dari detikcom.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">1. Untuk kedatangan dari Luar Jawa Bali ke Luar Jawa Bali membutuhkan syarat adanya kartu vaksin dosis minimum 1. Untuk pelaku perjalanan udara harus melakukan tes RT-PCR 2&#215;24 jam dan moda lainnya tes RT-PCR 2&#215;24 jam atau Antigen 1&#215;24 selai.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">2. Untuk perjalanan Antar Kota/Kabupaten dalam Jawa Bali persyaratannya: Orang yang sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap yang dibuktikan dengan kartu vaksin, untuk perjalanan udara hanya perlu tes Antigen 1&#215;24 jam. Sementara penerima vaksin dosis pertama, untuk perjalanan lewat udara wajib melakukan RT-PCR 2&#215;24 jam. Untuk moda transportasi lainnya, pelaku perjalanan wajib menunjukkan kartu vaksin atau sudah divaksin minimum dosis satu dan tes RT-PCR 2&#215;24 jam atau Antigen 1&#215;24 jam.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">3. Pelaku perjalanan orang dengan usia di bawah 12 tahun dibatasi untuk sementara.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">4. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Kedatangan internasional masih dibatasi</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Bandara yang dibuka hanya di Soekarno Hatta dan Sam Ratulangi, Manado. Sementara pelabuhan hanya di pelabuhan Batam, Tanjung Pinang (Sumatera), Nunukan (Kalimantan), lalu untuk PLBN hanya di Terminal Entikong dan Aruk (Kalimantan) dan Motaain (Nusa Tenggara Timur).</span></p>
<p><span style="vertical-align: inherit;">Tujuan pintu masuk negara ini adalah untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran virus baru Covid 19, termasuk Varian Mu (B.1.621) masuk ke Indonesia. Hal ini sesuai Arahan dari Presiden RI Joko Widodo. (mg1)</span></p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/22954/intip-aturan-perjalanan-domestik-terbaru/">Intip Aturan Perjalanan Domestik Terbaru</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berkah Ekonomi Wisata Halal</title>
		<link>https://samarindanews.com/traveling/22945/berkah-ekonomi-wisata-halal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[samarindanews]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Sep 2021 08:04:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://samarindanews.com/?p=22945</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDANEWS.COM &#8211; Sektor pariwisata jadi program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sekaligus misi Kepala Daerah, yakni untuk mewujudkan pariwisata Riau yang berdaya</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/22945/berkah-ekonomi-wisata-halal/">Berkah Ekonomi Wisata Halal</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMARINDANEWS.COM &#8211; </strong>Sektor pariwisata jadi program prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sekaligus misi Kepala Daerah, yakni untuk mewujudkan pariwisata Riau yang berdaya saing. Diantara konsep pariwisata yang ditawarkan adalah wisata halal. Berbagai upaya ditempuh untuk membangun pondasi sektor pariwisata halal. Teranyar adalah even pelatihan para usahawan dan pelaku yang bergerak di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) digelar oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Riau pada 6-7 September 2021 di Pekanbaru, diperuntukan bagi UMKM dan Industri Rumah Tangga (IRT). Selain untuk mendorong UMKM proaktif mengembangkan usaha, juga membekali peserta dengan pengetahuan berikut fasilitasi untuk mendapatkan sertifikasi halal. Biaya sertifikasi pun dibebankan ke APBD Provinsi Riau.</p>
<p>Upaya untuk membangun pariwisata halal di Provinsi Riau dengan memfasilitasi UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal dari LP POM-MUI patut diapresiasi. Langkah tadi diharapkan tak sebatas momen tertentu atau sekedar simbolik dan seremonial. Namun diharapkan dapat dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Karena potensi wisata halal jadi primadona belakangan. Bahkan sejumlah negara mayoritas non-muslim turut berkompetisi membangun <em>brand image </em>wisata halal. Upaya tadi dianggap wajar karena berkaca pada data bahwa sektor halal memiki ketahanan cukup baik di masa pandemi. Menurut Laporan Ekonomi dan Keuangan Syariah dari Bank Indonesia, tahun 2020 saat perekonomian Indonesia terkoreksi cukup dalam sebesar 2,1%, sektor halal hanya mengalami koreksi sebesar 1,7%. Pemerintah pun belakangan mulai beri perhatian khusus terhadap sektor halal melihat potensi sangat besar.</p>
<p><strong>Prospek </strong></p>
<p>Industri halal secara global diperkirakan terus berkembang pesat sejalan meningkatnya populasi dan kesejahteraan penduduk muslim dunia. Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy Report 2019-2020, populasi penduduk muslim diperkirakan akan mencapai sekitar 2,2 miliar jiwa di 2030 atau tumbuh sekitar 29,4% dibanding populasi di 2014. Dari sisi kesejahteraan, Produk Domestik Bruto (PDB) negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) diproyeksi tumbuh 6,2% pada 2023, lebih tinggi dari pertumbuhan PDB dunia yang diperkirakan sebesar 5,8%. Ditambah Indonesia sebagai negara dengan penduduk mayoritas muslim terbesar di dunia. Total konsumsi produk halal penduduk Indonesia di 2025 diperkirakan mencapai US$218,8 miliar atau tumbuh 5,3% per tahun. Peringkat nilai indikator ekonomi Islam Indonesia juga berada di peringkat ke-4 dunia, naik 1 peringkat dari posisi tahun sebelumnya.</p>
<p>Berangkat dari peluang di atas, sangat beralasan sektor wisata halal butuh intervensi kebijakan. Dari segi regulasi, Pemerintah sudah menerbitkan PP No. 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal. PP tersebut diharapkan dapat memberi kemudahan dan kepastian bagi pelaku usaha mendapatkan sertifikasi halal. Selain itu, mengingat sektor halal kebanyakan dijalankan oleh pelaku UMKM, Pemerintah juga sudah memperkuat komitmen pengembangan UMKM melalui penerbitan PP No. 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM. Asa dari kedua PP dimaksud dapat menggenjot pengembangan sektor halal dan UMKM. Adapun di tingkat daerah, Pemprov Riau sudah lebih dulu mengakomodir konsep halal dengan menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) Riau nomor 18 tahun 2019 tentang Pariwisata Halal. Supaya lebih berdaya, perlu diselaraskan dengan peraturan terbaru. Tujuan Pergub sebagai pedoman bagi pengelola pariwisata memberi pelayanan pariwisata halal, dengan Ruang lingkup meliputi: destinasi halal, pemasaran, Industri Pariwisata, kelembagaan, pembinaan dan pengawasan serta pembiayaan. Contoh paling sederhana tentunya produk pangan yang ramah wisatawan muslim di destinasi wisata yang ada di Riau.</p>
<p><strong>Bersiap</strong></p>
<p>Membangun wisata halal tentu tak instan. Regulasi bukan jaminan tanpa diiringi komitmen untuk mengimplementasikan <em>plus</em> dukungan anggaran. Perihal disebut terakhir tentu berkaitan dengan alokasi. Konsep wisata halal butuh Sumber Daya Manusia (SDM) dan produk yang unggul dan handal. Disamping juga menajemen tata niaga semisal pemasaran produk. Dengan keterbatasan anggaran daerah, urusan pariwisata dianggap bukan prioritas utama, malah kerap dikorbankan. Dalam hal ini perlu strategi memanfaatkan sumber pembiayaan lain. Sebenarnya banyak sumber yang bisa diandalkan. Diantaranya anggaran pusat yang dialokasikan untuk membangun sektor pariwisata dan industri kreatif termasuk anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang sering tidak terserap secara maksimal. PEN dapat disinergikan untuk memperkuat UMKM dan IRT, dengan tujuan mereka bisa menjelma sebagai pemain utama. Dengan begitu, keuntungan wisata daerah lebih dirasakan dampaknya bagi masyarakat lokal. Selama ini kelemahan wisata nasional justru di sini. Destinasi favorit seperti Bali misalnya. Investasi sektor pariwisata lebih didominasi pemodal asing sehingga masyarakat lokal sekedar penonton. Data Dinas Pariwisata Bali bahkan menyebut hampir 80 persen keuntungan pariwisata Bali lari keluar. Selama pandemi Pemda Bali sadar dan berupaya membangun konsep ekonomi baru agar masyarakat lokal mendapat limpahan keuntungan lebih banyak dari sektor pariwisata.</p>
<p>Berangkat dari pemaparan di atas dan fenomena dunia pariwisata nasional, perlu strategi matang. Dalam rangka membangun wisata Riau, perlu bekal <em>blueprint</em> dan perencanaan tersistematis. Sehingga setiap langkah pembenahan wisata daerah dapat tergambar dengan baik dan terukur. Contohnya membantu manajemen keuangan mana subsektor yang dibiayai dari APBD dan mana yang dapat memanfaatkan sumber pembiayaan lain. Selama ini pengembangan wisata Riau cenderung “buta map” (baca: berjalan tanpa tahu arah). Kalaupun ada dokumen perencanaan malah tidak jadi acuan. Masa pandemi harusnya bukan untuk berleha-leha. Justru hikmah pandemi ibarat tombol <em>reset</em>, memulai kehidupan baru. Artinya kesempatan emas untuk mengevaluasi, mematangkan rencana dan membenahi segala kekurangan, untuk kemudian bersiap mengambil ancang-ancang berlari ke depan. Berpacu dan berkompetisi ketika keadaan mulai membaik dan pulih. Di banyak negara seperti tetangga kita Malaysia malahan sudah memantapkan arah beranjak ke fase endemi. Mereka sudah berbenah dan bersiap menggerakan sektor pariwisata dengan konsep lebih baik dan berbeda dengan kondisi sebelum pandemi.</p>
<p><strong><em>*) Opini kolumnis ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi samarindanews.com</em></strong></p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/traveling/22945/berkah-ekonomi-wisata-halal/">Berkah Ekonomi Wisata Halal</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
