<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Insight - SamarindaNews</title>
	<atom:link href="https://samarindanews.com/category/insight/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://samarindanews.com</link>
	<description>Samarindanews.Com</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Jul 2025 06:33:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>
	<item>
		<title>Bakteri Super Ini Ancam Ekonomi Global, Berpotensi Rugikan Rp34.000 Triliun per Tahun pada 2050</title>
		<link>https://samarindanews.com/insight/2800/bakteri-super-ini-ancam-ekonomi-global-berpotensi-rugikan-rp34-000-triliun-per-tahun-pada-2050/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 06:33:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2800</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dunia menghadapi ancaman serius dari resistensi antimikroba (AMR) atau bakteri super, yang diperkirakan dapat menyebabkan jutaan kematian dan kerugian ekonomi global mencapai</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/2800/bakteri-super-ini-ancam-ekonomi-global-berpotensi-rugikan-rp34-000-triliun-per-tahun-pada-2050/">Bakteri Super Ini Ancam Ekonomi Global, Berpotensi Rugikan Rp34.000 Triliun per Tahun pada 2050</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dunia menghadapi ancaman serius dari resistensi antimikroba (AMR) atau bakteri super, yang diperkirakan dapat menyebabkan jutaan kematian dan kerugian ekonomi global mencapai USD 1,7 triliun (sekitar Rp34.000 triliun) per tahun pada 2050. Dilansir dari <i>The Guardian</i>, temuan ini berasal dari <a href="https://www.theguardian.com/society/2025/jul/20/superbugs-could-kill-millions-more-and-cost-2tn-a-year-by-2050-models-show"><b>studi terbaru yang dilakukan Center for Global Development</b></a> dan didanai oleh pemerintah Inggris.</p>
<p>Penelitian tersebut menyebut bahwa tanpa aksi global yang terkoordinasi, tingkat resistensi terhadap antibiotik akan terus meningkat. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, dan kawasan Uni Eropa diprediksi akan menjadi yang paling terdampak dari sisi ekonomi dan kesehatan.</p>
<p>“Jika program pengendalian AMR terus mengalami pemotongan dana, kita akan menghadapi skenario terburuk. Ini bukan hanya krisis kesehatan, tapi juga bencana ekonomi,” kata Anthony McDonnell, penulis utama laporan itu.</p>
<p>Menurut proyeksi, resistensi antibiotik dapat menyebabkan kerugian produk domestik bruto (PDB) tahunan sebesar; USD 722 miliar di Tiongkok; USD 295,7 miliar di Tiongkok; USD 187 miliar di Uni Eropa; USD 65,7 miliar di Jepang dan USD 58,6 miliar di Inggris.</p>
<p>Tak hanya itu, jumlah kematian akibat infeksi yang kebal obat diperkirakan melonjak 60% pada 2050, mencapai 1,34 juta kasus di AS dan 184.000 kasus di Inggris per tahun. Peningkatan ini juga akan menyebabkan biaya pengobatan melonjak signifikan karena infeksi bakteri yang resisten membutuhkan perawatan lebih lama dan lebih kompleks.</p>
<p>Misalnya, biaya kesehatan akibat AMR diproyeksikan meningkat menjadi USD 176 miliar per tahun secara global, termasuk lonjakan biaya di Inggris dari USD 900 juta menjadi USD 3,7 miliar dan di AS dari USD 15,5 miliar menjadi USD 57 miliar.</p>
<p>Penurunan produktivitas juga menjadi perhatian. Studi tersebut memperkirakan tenaga kerja akan berkurang hingga: 0,8% di Inggris, 0,6% di Uni Eropa dan 0,4% di AS.</p>
<p>Ironisnya, studi ini dipublikasikan di tengah gelombang pemotongan besar-besaran anggaran bantuan luar negeri. Pemerintah Inggris baru saja menghentikan pendanaan untuk Dana Fleming—program yang mendukung negara berkembang dalam memerangi AMR. Sementara itu, pemerintahan Trump juga memangkas anggaran bantuan luar negeri hingga USD 9 miliar.</p>
<p>Pemotongan tersebut dikhawatirkan memperburuk penyebaran bakteri super di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah, yang akhirnya berdampak secara global, termasuk ke negara-negara G7.</p>
<p>“Negara-negara maju pun tidak kebal terhadap ancaman ini. Infeksi yang tadinya bisa disembuhkan bisa berubah menjadi mematikan jika obat-obatan kita tidak lagi bekerja,” ujar Dr. Mohsen Naghavi dari Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME).</p>
<p>Namun, studi ini juga menegaskan bahwa investasi dalam pengembangan antibiotik baru dan peningkatan akses terhadap pengobatan berkualitas dapat membalikkan situasi. Jika dilakukan secara serius, ekonomi AS diproyeksikan akan tumbuh tambahan USD 156,2 miliar per tahun, sementara Inggris bisa memperoleh keuntungan hingga USD 12 miliar per tahun pada 2050.</p>
<p>Pemerintah Inggris sendiri mengklaim telah menyusun rencana kesehatan nasional jangka panjang yang mengakui AMR sebagai salah satu ancaman utama. “Kami telah membuat kemajuan signifikan, termasuk mengurangi penggunaan antibiotik di sektor peternakan dan menerapkan model insentif bagi pengembangan obat baru. Upaya ini kami jalankan bersama mitra internasional,” ujar juru bicara pemerintah Inggris.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/2800/bakteri-super-ini-ancam-ekonomi-global-berpotensi-rugikan-rp34-000-triliun-per-tahun-pada-2050/">Bakteri Super Ini Ancam Ekonomi Global, Berpotensi Rugikan Rp34.000 Triliun per Tahun pada 2050</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Pedang Romawi Langka Ditemukan di Situs Vila Kuno di Gloucestershire</title>
		<link>https://samarindanews.com/insight/2680/dua-pedang-romawi-langka-ditemukan-di-situs-vila-kuno-di-gloucestershire/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jul 2025 11:11:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2680</guid>

					<description><![CDATA[<p>Dua pedang kavaleri Romawi yang sangat langka berhasil ditemukan oleh seorang pendeteksi logam pemula dalam ekspedisi keduanya di sebuah ladang di Gloucestershire, Inggris.</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/2680/dua-pedang-romawi-langka-ditemukan-di-situs-vila-kuno-di-gloucestershire/">Dua Pedang Romawi Langka Ditemukan di Situs Vila Kuno di Gloucestershire</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Dua pedang kavaleri <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Roman_Empire"><b>Romawi</b></a> yang sangat langka berhasil ditemukan oleh seorang pendeteksi logam pemula dalam ekspedisi keduanya di sebuah ladang di Gloucestershire, Inggris. Temuan ini memicu penggalian arkeologis besar-besaran yang mengungkap adanya sisa-sisa vila Romawi di atas pemukiman Zaman Besi.</p>
<p>Penemuan penting ini terjadi pada 2023 lalu, hanya sekitar satu inci di bawah permukaan tanah, di kawasan Willersey, dekat perbatasan Gloucestershire dan Worcestershire. Tim dari Cotswold Archaeology yang dipimpin oleh Peter Busby menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari “bintang-bintang yang sejajar,” mengingat lokasi tersebut telah bertahun-tahun disisir oleh pendeteksi logam lainnya tanpa hasil.</p>
<div class="google-auto-placed ap_container"><ins class="adsbygoogle adsbygoogle-noablate" data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-3435677365189423" data-adsbygoogle-status="done" data-ad-status="unfilled"></p>
<div id="aswift_1_host">Kedua pedang yang ditemukan diketahui merupakan jenis <i>spatha</i>—senjata panjang yang biasa digunakan oleh pasukan kavaleri Romawi pada abad kedua hingga ketiga Masehi. Salah satu pedang bahkan menunjukkan bukti pengelasan pola dekoratif, menandakan status tinggi pemiliknya, sementara pedang lainnya polos.</div>
<p></ins></div>
<p>“Pedang-pedang ini kemungkinan besar terkubur secara sengaja di halaman vila Romawi untuk menghindari rampasan oleh bangsa Saxon,” ujar Busby. Ia menambahkan bahwa kondisi pedang yang sudah sempat terpotong mesin pertanian membuat penemuan ini semakin krusial. “Jika lebih lama sedikit, mungkin keduanya sudah hancur.”</p>
<p>Penggalian lanjutan yang dilakukan pada Januari 2025, di tengah cuaca hujan deras, mengungkap fondasi bangunan vila termasuk atap keramik, genteng dari sistem pemanas bawah lantai, serta pecahan plester dinding yang dicat. Temuan ini memperkuat bukti bahwa vila Romawi pernah berdiri megah di lokasi tersebut.</p>
<p>Tidak hanya itu, arkeolog juga menemukan sisa-sisa pemukiman yang jauh lebih tua dari awal hingga pertengahan Zaman Besi (800–100 SM), termasuk kerangka manusia dengan pita besi di lengan kanannya dan tengkorak kuda di lubang terdekat.</p>
<p>Pedang-pedang tersebut kini dipamerkan di Museum Corinium, Cirencester, sejak 2 Agustus 2025. Setelah laporan akhir arkeologis diserahkan ke Historic England, pemerintah Inggris akan mempertimbangkan perlindungan situs ini sebagai monumen bersejarah.</p>
<p>Ian Barnes, arkeolog senior di Historic England, menyebut temuan ini memberikan pemahaman penting tentang perubahan pola permukiman dari Zaman Besi ke era Romawi di wilayah Gloucestershire.</p>
<h6>Sementara itu, Glenn Manning, pendeteksi logam yang menemukan pedang, mengaku sudah memiliki firasat sejak pagi hari sebelum ekspedisi dimulai. “Saya merasa akan menemukan sesuatu yang istimewa. Tapi dua pedang sekaligus? Itu benar-benar luar biasa.”</h6>
<h6><b>Sumber: </b>The Guardian</h6><p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/2680/dua-pedang-romawi-langka-ditemukan-di-situs-vila-kuno-di-gloucestershire/">Dua Pedang Romawi Langka Ditemukan di Situs Vila Kuno di Gloucestershire</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Potensi Besar Jelantah Indonesia dan Tantangan Menuju Energi Terbarukan</title>
		<link>https://samarindanews.com/insight/2078/potensi-besar-jelantah-indonesia-dan-tantangan-menuju-energi-terbarukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2025 08:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2078</guid>

					<description><![CDATA[<p>Minyak jelantah atau minyak goreng bekas atau minyak jelantah — selama ini kerap dianggap limbah tak bernilai. Namun, siapa sangka, Indonesia justru memiliki potensi jelantah terbaik di</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/2078/potensi-besar-jelantah-indonesia-dan-tantangan-menuju-energi-terbarukan/">Potensi Besar Jelantah Indonesia dan Tantangan Menuju Energi Terbarukan</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Minyak jelantah atau minyak goreng bekas atau minyak jelantah — selama ini kerap dianggap limbah tak bernilai. Namun, siapa sangka, <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia </a>justru memiliki potensi jelantah terbaik di dunia yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku energi terbarukan, seperti <i>Sustainable Aviation Fuel </i>(SAF).</p>
<p>Hal ini diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Pengumpul Jelantah untuk Energi Baru Terbarukan Indonesia (APJETI), Matias Tumanggor, dalam Workshop Rantai Pasok Minyak Jelantah Berkelanjutan untuk SAF yang digelar di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Rabu, 16 April 2025, seperti dilansir dari laman resmi <i>BRIN</i>.</p>
<p>Menurut Matias, kualitas jelantah Indonesia menempati peringkat pertama dunia berkat bahan bakunya yang sebagian besar berasal dari minyak nabati, yang digunakan oleh sektor hotel, restoran, dan kafe di dalam negeri. “Karena mengikuti asas halal, 95% bahan yang digunakan berasal dari minyak nabati. Ini juga yang diakui oleh mitra luar negeri,” ujarnya.</p>
<p>Sayangnya, meskipun potensinya sangat besar, pemanfaatan jelantah di dalam negeri masih minim. Sebagian besar jelantah hanya dimanfaatkan untuk produk lokal seperti lilin dan sabun. Padahal bahan ini bisa menjadi komoditas strategis untuk bahan bakar ramah lingkungan. APJETI sendiri telah menginisiasi pengumpulan jelantah sejak 2010. Semakin hari, produksi maupun kesadaran masyarakat terus meningkat.</p>
<p>Matias menyoroti absennya regulasi nasional yang mengatur secara khusus tentang tata kelola minyak jelantah. Ini menyebabkan kegiatan pengumpulan masih dianggap ilegal atau menyalahgunakan bahan limbah. Padahal pengelolaan yang baik berpotensi menyelamatkan lingkungan sekaligus menjadi sumber energi bersih.</p>
<p>“Kami ingin dilibatkan dalam penyusunan regulasi karena ini menyangkut kesehatan, lingkungan, dan masa depan energi,” katanya.</p>
<p>Matias menjelaskan bahwa pengumpulan jelantah dilakukan dari berbagai sektor, mulai dari rumah tangga (melalui bank sampah atau sistem door-to-door), usaha makanan-minuman seperti hotel dan restoran, hingga UMKM, kantin, pedagang kaki lima, serta industri pertambangan. Bahkan, mereka juga menangani limbah penggorengan dari gorengan hingga kerupuk kadaluarsa.</p>
<p>Namun begitu, tantangan yang dihadapi tidak sedikit. Mulai dari tidak adanya kepastian pemanfaatan dalam negeri, belum adanya pembinaan kepada pelaku usaha kecil, hingga masih maraknya pengumpulan oleh pihak yang tidak terorganisir secara legal.</p>
<p>Untuk menjawab tantangan tersebut, APJETI telah menyiapkan sejumlah strategi: mendorong lahirnya pelaku usaha teredukasi dari desa hingga provinsi, melakukan sosialisasi masif ke masyarakat, bekerja sama dengan komunitas dan organisasi lokal, serta menggandeng BUMDes dan pemerintah daerah dalam memperluas wilayah pengumpulan hingga ke pelosok desa.</p>
<p>Workshop ini digelar oleh BRIN melalui Pusat Riset Sistem Produksi Berkelanjutan dan Penilaian Daur Hidup (PRSPBPDH), bekerja sama dengan PT Noovoleum Indonesia Investama, dengan pendekatan analisis <i>Life Cycle Assessment </i>(LCA).</p>
<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir sinergi antara pemangku kepentingan untuk membangun rantai pasok minyak jelantah yang berkelanjutan dan efisien. Dengan begitu, jelantah bukan lagi sekadar limbah, melainkan peluang besar dalam mendorong transisi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/2078/potensi-besar-jelantah-indonesia-dan-tantangan-menuju-energi-terbarukan/">Potensi Besar Jelantah Indonesia dan Tantangan Menuju Energi Terbarukan</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketentuan Label Kadaluarsa pada Produk Makanan Menurut Peraturan Pemerintah</title>
		<link>https://samarindanews.com/insight/1902/ketentuan-label-kadaluarsa-pada-produk-makanan-menurut-peraturan-pemerintah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Mar 2025 02:03:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=1902</guid>

					<description><![CDATA[<p>Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam produk pangan adalah label masa kedaluwarsa. Tak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa produk makanan</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/1902/ketentuan-label-kadaluarsa-pada-produk-makanan-menurut-peraturan-pemerintah/">Ketentuan Label Kadaluarsa pada Produk Makanan Menurut Peraturan Pemerintah</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam produk pangan adalah label masa kedaluwarsa. Tak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa produk makanan harus diturunkan dari rak toko tiga bulan sebelum tanggal kedaluwarsa. Benarkah demikian?</p>
<p>Merujuk Pasal 3 ayat (2) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan, disebutkan bahwa label pangan setidaknya harus memuat keterangan mengenai nama <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Produk">produk</a>, daftar bahan yang digunakan, berat bersih atau isi bersih, nama dan alamat pihak yang memproduksi atau mengimpor pangan ke Indonesia, tanggal kedaluwarsa, dan nomor registrasi.</p>
<p>Selain itu, Pasal 2 dalam aturan yang sama menyebutkan bahwa pencantuman label harus dilakukan sedemikian rupa agar tidak mudah lepas dari kemasan, tidak luntur atau rusak, serta diletakkan pada bagian kemasan yang mudah dilihat dan dibaca.</p>
<p>Penulisan batas kedaluwarsa pada label pangan umumnya dilakukan dengan mencantumkan bulan dan tahun, kecuali bila menggunakan format empat digit angka. Sesuai Lampiran 3 Peraturan Kepala Badan POM RI tentang Pendaftaran Pangan Olahan Tahun 2011, ukuran minimal huruf untuk penulisan tanggal kedaluwarsa pada label adalah 1 mm (setara dengan font Arial 6 point).</p>
<p>Menanggapi persepsi masyarakat mengenai penurunan produk dari rak pajangan tiga bulan sebelum kedaluwarsa, Dra. Adilah Pababbari, Apt, MM menjelaskan bahwa yang dilakukan bukanlah menurunkan produk, melainkan memisahkannya untuk keperluan sistem distribusi yang mengikuti prinsip <i>First In First Out</i> (FIFO).</p>
<p>“Yang dilakukan adalah memisahkan agar sistem distribusi jelas sesuai <i>First In First Out</i>,” ujarnya, dikutip dari laman resmi BPOM.</p>
<p>Ia menegaskan, produk yang masih dalam kondisi baik namun telah melewati masa kedaluwarsa tidak dijamin keamanannya jika tetap dikonsumsi. Sebaliknya, produk yang sudah mengalami kerusakan, meski tanggal kedaluwarsanya masih jauh, juga tidak disarankan untuk dikonsumsi.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/1902/ketentuan-label-kadaluarsa-pada-produk-makanan-menurut-peraturan-pemerintah/">Ketentuan Label Kadaluarsa pada Produk Makanan Menurut Peraturan Pemerintah</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>China Kembangkan Varietas Padi yang Sehat untuk Jantung</title>
		<link>https://samarindanews.com/insight/1609/china-kembangkan-varietas-padi-yang-sehat-untuk-jantung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 03:17:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=1609</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tim peneliti dari China berhasil mengembangkan varietas padi baru yang diklaim sehat untuk jantung, karena padi ini mampu menghasilkan koenzim CoQ10. Mereka melakukan itu dengan teknik</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/1609/china-kembangkan-varietas-padi-yang-sehat-untuk-jantung/">China Kembangkan Varietas Padi yang Sehat untuk Jantung</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tim peneliti dari <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/China"><b>China </b></a>berhasil mengembangkan varietas padi baru yang diklaim sehat untuk jantung, karena padi ini mampu menghasilkan koenzim CoQ10. Mereka melakukan itu dengan teknik penyuntingan gen. Terobosan ini menawarkan manfaat nutrisi bagi kesehatan jantung dan berpotensi menjadi suplemen alami bagi masyarakat.</p>
<p>CoQ10 merupakan antioksidan penting yang secara alami diproduksi tubuh manusia dan berperan dalam menjaga kesehatan, terutama jantung. Namun, seiring bertambahnya usia, produksi alami CoQ10 dalam tubuh menurun. Oleh karena itu, menambah asupan CoQ10 melalui makanan dapat memberikan manfaat kesehatan yang signifikan.</p>
<p>Secara alami, tanaman sereal seperti padi serta sayuran dan buah-buahan tertentu hanya mampu mensintesis CoQ9. Untuk mengatasi keterbatasan ini, tim peneliti melakukan analisis evolusi terhadap enzim Coq1 di lebih dari 1.000 spesies tanaman terestrial.</p>
<p>Dengan bantuan pembelajaran mesin, mereka mengidentifikasi lima asam amino kunci dalam enzim tersebut dan melakukan modifikasi menggunakan penyuntingan gen. Hasilnya, mereka berhasil menciptakan varietas padi yang mampu memproduksi CoQ10.</p>
<p>Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal <i>Cell</i> pada, 14 Februari 2025 itu, mengungkap bahwa peningkatan kandungan CoQ10 dalam padi tidak berdampak pada hasil panen.</p>
<p>Xu Jingjing, salah satu peneliti utama dari Kebun Raya Chenshan Shanghai di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (CAS), menjelaskan bahwa CoQ10 relatif stabil saat dipanaskan, sehingga proses memasak tidak secara signifikan memengaruhi kandungan nutrisinya.</p>
<p>Jika dikonsumsi setiap hari, beras yang mengandung CoQ10 ini dapat memberikan tambahan sekitar 1 hingga 2 mg CoQ10 per hari. “Sebagai perbandingan, asupan rata-rata CoQ10 dari daging adalah sekitar 2 hingga 3 mg per hari. Dengan demikian, padi ini dapat menjadi sumber suplemen nutrisi yang efektif,” ujar Xu, dikutip dari <i>Xinhua</i> pada Minggu (16/2/2025).</p>
<p>Zhao Qing, peneliti di Kebun Raya Chenshan Shanghai, menyatakan bahwa penelitian ini mengungkap pola evolusi tanaman selama ribuan tahun. Ia menambahkan bahwa pendekatan yang mereka gunakan tidak hanya berguna untuk meningkatkan kandungan CoQ10 dalam padi, tetapi juga dapat diterapkan dalam penelitian biologi lainnya.</p>
<p>“Biologi sintetis pada dasarnya adalah tentang belajar dari alam,” kata Zhao. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bagaimana big data dan kecerdasan buatan (AI) dapat digunakan dalam pemuliaan tanaman. Studi serupa juga telah menunjukkan kemajuan dalam pengembangan varietas gandum dengan pendekatan serupa.</p>
<p>Tim peneliti ini terdiri dari ilmuwan dari Pusat Keunggulan Ilmu Tanaman Molekuler CAS/Pusat Penelitian Chenshan Shanghai serta Institut Genetika dan Biologi Perkembangan yang berbasis di Beijing, di bawah naungan CAS.***</p>
<h6><em><strong>Sumber: Inilah.com</strong></em></h6><p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/1609/china-kembangkan-varietas-padi-yang-sehat-untuk-jantung/">China Kembangkan Varietas Padi yang Sehat untuk Jantung</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kini Usaha Budidaya Lobster Lebih Menjanjikan, Cacing Tanah Bisa Jadi Pakan Ramah Lingkungan</title>
		<link>https://samarindanews.com/insight/1416/kini-usaha-budidaya-lobster-lebih-menjanjikan-cacing-tanah-bisa-jadi-pakan-ramah-lingkungan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Jan 2025 05:07:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=1416</guid>

					<description><![CDATA[<p>Usaha budidaya lobster kini akan lebih menjanjikan, setelah seorang peneliti di bidang Bioindustri Laut dan Darat dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Fawzan Bakti Soffa,</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/1416/kini-usaha-budidaya-lobster-lebih-menjanjikan-cacing-tanah-bisa-jadi-pakan-ramah-lingkungan/">Kini Usaha Budidaya Lobster Lebih Menjanjikan, Cacing Tanah Bisa Jadi Pakan Ramah Lingkungan</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Usaha budidaya lobster kini akan lebih menjanjikan, setelah seorang peneliti di bidang Bioindustri Laut dan Darat dari <a href="https://brin.go.id/"><b>Badan Riset dan Inovasi Nasional</b></a> (BRIN), Fawzan Bakti Soffa, menemukan bahwa cacing tanah ternyata menjadi pakan ramah lingkungan bagi lobster.</p>
<p>Dia berhasil mengubah limbah organik rumah tangga sebagai pakan utama untuk cacing, dan cacing itulah yang dipakainya sebagai pakan utama dalam usaha budidaya lobster. Hal ini tentu saja inovasi baru di sektor budidaya.</p>
<p>Semuanya berawal dari tumpukan kulit buah dan sisa makanan di rumahnya, Fawzan menemukan ide untuk membudidayakan cacing tanah sebagai solusi pengelolaan limbah sekaligus alternatif pakan untuk lobster.</p>
<p>Fawzan memulai risetnya dengan melihat potensi limbah organik yang sering kali hanya berakhir di tempat sampah. “Limbah organik tidak hanya menyebabkan bau, tetapi juga menimbulkan masalah lingkungan lainnya,” ungkapnya.</p>
<p>Dari situ, ia berinisiatif membudidayakan cacing tanah, yang mampu mengurai limbah organik sekaligus menjadi pakan bergizi bagi lobster.</p>
<p>Pendekatan ini menawarkan dua manfaat utama: pengelolaan limbah yang lebih efektif dan peningkatan produktivitas budidaya lobster. Limbah seperti kulit buah terbukti memiliki kandungan nutrisi tinggi bagi cacing, yang kemudian dimanfaatkan sebagai pakan lobster.</p>
<p>Hasilnya, lobster yang diberi pakan cacing menunjukkan pertumbuhan dua kali lebih cepat dengan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi dibandingkan yang hanya diberi pakan ikan rucah.</p>
<p>Dalam budidaya lobster, pakan komersial khusus belum tersedia. Peternak biasanya menggunakan ikan rucah, namun ketersediaannya terbatas dan hasilnya kurang optimal.</p>
<p>Fawzan menjelaskan bahwa lobster di habitat aslinya lebih sering mengonsumsi kerang atau hewan lunak lainnya, tetapi biaya pakan alami seperti itu terlalu mahal. Di sinilah cacing tanah menjadi solusi alternatif yang lebih murah, mudah dibudidayakan, dan bernutrisi tinggi.</p>
<p>“Cacing tanah memiliki kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan lobster,” kata Fawzan. Penelitiannya di laboratorium menunjukkan bahwa mengganti sebagian pakan ikan rucah dengan cacing tanah dapat meningkatkan pertumbuhan lobster secara signifikan.</p>
<p>Selain sebagai pakan alternatif, Fawzan berencana mengembangkan pakan buatan berbasis cacing tanah. Ia juga akan mendalami kandungan nutrisi cacing untuk memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan lobster. Jika ditemukan kekurangan, seperti pada asam amino atau asam lemak tertentu, formulasi pakan akan dimodifikasi agar lebih optimal.</p>
<p>Pendekatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis untuk pengelolaan limbah organik, tetapi juga menawarkan kontribusi besar bagi keberlanjutan sektor perikanan. “Inovasi ini membuktikan bahwa lingkungan dan ekonomi dapat berjalan beriringan,” tutup Fawzan.</p>
<p>Dengan temuan ini, Fawzan berharap dapat mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan di kalangan pembudidaya lobster sekaligus memberikan dampak positif bagi ekosistem laut dan ekonomi masyarakat.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/1416/kini-usaha-budidaya-lobster-lebih-menjanjikan-cacing-tanah-bisa-jadi-pakan-ramah-lingkungan/">Kini Usaha Budidaya Lobster Lebih Menjanjikan, Cacing Tanah Bisa Jadi Pakan Ramah Lingkungan</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jejak BTN dari Masa ke Masa, Hidup Mati di Zaman Kolonial hingga Berpeluang jadi Mega Bank di Indonesia</title>
		<link>https://samarindanews.com/insight/1344/jejak-btn-dari-masa-ke-masa-hidup-mati-di-zaman-kolonial-hingga-berpeluang-jadi-mega-bank-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jan 2025 08:49:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=1344</guid>

					<description><![CDATA[<p>SAMARINDANEWS.COM &#8211; Perjalanan panjang Bank Tabungan Negara (BTN) menjadi salah satu institusi keuangan terkemuka di Indonesia tidak terlepas dari perjalan panjang yang dinamis. Berawal</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/1344/jejak-btn-dari-masa-ke-masa-hidup-mati-di-zaman-kolonial-hingga-berpeluang-jadi-mega-bank-di-indonesia/">Jejak BTN dari Masa ke Masa, Hidup Mati di Zaman Kolonial hingga Berpeluang jadi Mega Bank di Indonesia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMARINDANEWS.COM &#8211; </strong>Perjalanan panjang <a href="https://www.btn.co.id/"><b>Bank Tabungan Negara </b></a>(BTN) menjadi salah satu institusi keuangan terkemuka di Indonesia tidak terlepas dari perjalan panjang yang dinamis. Berawal sebagai Kantor Tabungan Pos yang didirikan pada masa kolonial Belanda, BTN telah melalui berbagai transformasi, baik dalam nama, peran, maupun layanan.</p>
<p>Dari awal berfokus pada layanan tabungan masyarakat, kini BTN menjadi pemain utama dalam pembiayaan perumahan di Indonesia. Jejak perjalanan ini menjadi cerminan bagaimana BTN terus beradaptasi dan berinovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat dari masa ke masa. Inilah jejak perjalanan BTN dari masa ke masa;</p>
<p>Postspaarbank, didirikan pada 1 Januari 1897. Kantornya di sebuah gedung bergaya arsitektur kolonial di ujung Molenvliet West 1—kini dikenal Jalan Gajah Mada No.1, Jakarta.</p>
<p>Tahun 1930, Postspaarbank melakukan transformasi besar-besaran. Hal itu ditandai dengan penggunaan mesin akuntansi elektronik, yang kala itu merupakan inovasi modern dalam dunia perbankan.</p>
<p>Jaringannya kemudian diperluas pada tahun 1928-1934, karena peminat masyarakat terhadap layanan bank semakin meningkat. Bank ini buka empat kantor cabang baru di Makassar, Surabaya, Jakarta, dan Medan.</p>
<p>Pada awal pendudukan Jepang, operasional perbankan di Hindia Belanda dibekukan. Termasuk Postspaarbank, yang dilikuidasi. Namanya diubah menjadi Kantor Tabungan Tjokin Kjokoe (Biro Deposito) pada 1 April 1942, setelah pemanggilan manajemen bank oleh penguasa Jepang di Bandung, pada 4 Maret 1942.</p>
<p>Tyokin Kyoku gagal meneruskan kesuksesan Postspaarbank. Penyebabnya kondisi ekonomi masyarakat Indonesia yang terpuruk. Pada akhirnya, bank ini berhenti beroperasi pada Agustus 1945 setelah Jepang menyerah kepada Sekutu.</p>
<p>Setelah proklamasi kemerdekaan, Tyokin Kyoku diubah menjadi Kantor Tabungan Pos. Darmosoetanto ditunjuk sebagai direktur pertama.</p>
<p>Bank ini berperan penting dalam menukarkan uang Jepang dengan <i>Oeang Republik Indonesia </i>(ORI). Namun, agresi militer Belanda yang dimulai pada 19 Desember 1946 melumpuhkan operasional bank. Pada 1 Mei 1946, Kantor Tabungan Pos akhirnya ditutup.</p>
<p>Pada 1949, Kantor Tabungan Pos kembali beroperasi setelah pemerintah Indonesia mengganti namanya menjadi Bank Tabungan Pos Republik Indonesia, lalu berubah menjadi Bank Tabungan Pos pada 9 Februari 1950 sesuai Undang-Undang Darurat No.9/1950. Tanggal ini kini diperingati sebagai hari ulang tahun BTN.</p>
<p>Setelah Indonesia merdeka pada 1949, Bank Tabungan Pos memulai fase baru operasionalnya di tengah dominasi ekonomi oleh perusahaan Belanda. Sesuai UU Darurat Nomor 9 tahun 1950. Postspaarbank resmi diubah menjadi Bank Tabungan Pos pada 9 Februari 1950, yang kini menjadi hari ulang tahun BTN.</p>
<p>Di bawah kepemimpinan Darmosoetanto, Bank Tabungan Pos memperoleh status badan hukum pada 1953 dan diizinkan membuka kantor cabang. Pada 1963, bank ini berganti nama menjadi Bank Tabungan Negara (BTN) dan beralih pengelolaan ke Menteri Urusan Bank Sentral.</p>
<p>Dalam Penetapan Presiden RI No: 11 Tahun 1965 tentang Pengintegrasian BTN ke Dalam Bank Indonesia, dijelaskan melalui Penetapan Presiden Nomor: 8, BTN dilebur ke dalam Bank Negara Indonesia (BNI) Unit V sebagai bagian dari kebijakan integrasi bank-bank pemerintah. Setelah periode ketidakstabilan ekonomi, BTN dipisahkan kembali dari BNI pada 1968 dan resmi beroperasi kembali sesuai UU No. 20 tahun 1968.</p>
<p>Pada 1971, BTN menjalin kerja sama dengan Perum Pos dan Giro untuk menjalankan program Tabungan Pembangunan Nasional (Tabanas) dan Tabungan Asuransi Berjangka (Taska).</p>
<p>Kemudian, pada 29 Januari 1974, BTN resmi ditugaskan sebagai bank pembiayaan perumahan melalui Surat Menteri Keuangan. Penunjukan ini bertujuan mendorong masyarakat menabung untuk membayar cicilan rumah.</p>
<p>Tugas tersebut mulai membuahkan hasil pada September 1976, saat BTN membantu pembiayaan perumahan bagi karyawan Pemda Jawa Tengah melalui pengembang PT. Tanah Mas di Semarang.</p>
<p>Tak lama setelah itu, pada 10 Desember 1976, KPR pertama di Indonesia lahir dengan akad kredit untuk 10 karyawan Kanwil Agraria di Jawa Tengah. Sejak saat itu, penyaluran KPR BTN terus berkembang pesat, baik dari jumlah debitur maupun nilai kreditnya.</p>
<p>Bank Tabungan Negara (BTN) terus menunjukkan perkembangan pesat, terutama setelah dipercaya sebagai penyedia pembiayaan rumah. Pada 1986, BTN menandatangani akad kredit dengan IBRD/Bank Dunia senilai US$ 266,55 juta.</p>
<p>Pada 1989, BTN menerbitkan obligasi pertamanya senilai Rp 50 miliar dengan tenor 5 tahun, sekaligus mulai beroperasi sebagai bank umum setelah mendapat izin dari Bank Indonesia. Akhirnya, pada 1992, BTN resmi melaksanakan kegiatan perbankan umum secara penuh, memperkuat posisinya di sektor keuangan nasional.</p>
<p>Pada 1994, BTN resmi mendapat izin operasional sebagai bank devisa dari Bank Indonesia. Memasuki era digital, BTN mulai mengadopsi teknologi informasi pada 2002 dengan menerapkan sistem online real-time berbasis IBM-AS400 di seluruh kantor cabangnya. Selain itu, BTN juga memperluas jangkauannya ke perbankan syariah dengan membentuk Divisi Syariah (UUS) di kantor pusat.</p>
<p>Pada 2008, BTN meraih sertifikat ISO 9001-2000 untuk layanan kredit jangka menengah atas dengan pola layanan 151. Pada 12 Februari 2009, BTN mencatat sejarah dengan melakukan sekuritisasi KPR pertama di Indonesia senilai Rp 111 miliar dari 5.060 debitur, diikuti sekuritisasi terbesar senilai Rp1,5 triliun pada 9 Desember 2014.</p>
<p>Di tahun yang sama, BTN meluncurkan layanan perbankan digital dan terus fokus memperkuat bisnis perumahan, memperbarui struktur organisasi, serta memperbarui visi dan misi perusahaan.</p>
<p>Pada 2020, BTN memperkenalkan visi baru untuk menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia by 2025. Untuk mencapai visi ini, BTN fokus memperkuat fundamental, termasuk meningkatkan rasio permodalan. Sebagai langkah awal, BTN meluncurkan Junior Global Bond (Tier 2 Capital) senilai US$300 juta, yang sukses besar dengan oversubscribe hingga 12,3 kali.</p>
<p>Untuk tahun 2025-2029 menjadi masa paling menentukan bagi BTN. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan visi baru BTN untuk menjadi mitra utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Indonesia.</p>
<p>Visi ini lebih luas dibandingkan target sebelumnya yang hanya fokus menjadi bank KPR terbaik di Asia Tenggara. BTN kini berkomitmen menyediakan layanan yang mendukung kebutuhan keluarga, seperti pembayaran listrik, air, dan pendidikan.</p>
<p>Untuk mendukung visi ini, BTN fokus pada pendanaan berkelanjutan dengan meningkatkan dana murah (CASA) melalui transformasi digital, termasuk modernisasi cabang menjadi digital store yang mengintegrasikan fungsi teller dan customer service.</p>
<p>BTN optimistis asetnya akan menembus Rp500 triliun pada 2025, didorong oleh program 3 Juta Rumah yang selaras dengan target pemerintah. Nixon menyebut transformasi BTN selama lima tahun terakhir telah memperkuat tata kelola dan inovasi keberlanjutan. Saat ini, BTN mengelola 632.000 unit rumah dalam management stock dan siap mendukung realisasi Program 3 Juta Rumah demi Indonesia Maju.</p>
<p>“Transformasi ini memperkuat komitmen kami untuk mendukung masyarakat dan pemerintah, serta menjadikan BTN sebagai mitra utama dalam mewujudkan keluarga Indonesia yang sejahtera,” tutup Nixon.</p>
<p>Menteri BUMN, Erick Thohir, mengapresiasi transformasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang terus menunjukkan kemajuan signifikan sejak 2019. Dalam Rapat Kerja BTN di Jakarta pada Jumat, 3 Januari 2025, Erick mendorong BTN untuk bertransformasi menjadi megabank yang mampu memberikan solusi komprehensif di sektor perumahan.</p>
<p>“Saya mengapresiasi kinerja BTN, namun mengingatkan agar tidak berpuas diri. BTN memiliki peluang besar untuk tumbuh lebih cepat dan menjadi bank raksasa dengan fokus pada solusi perumahan yang terintegrasi,” ujar Erick.</p>
<p>Ia menyoroti tiga prioritas utama BTN, yaitu membangun kepercayaan publik dengan tata kelola yang baik, memberikan solusi nyata kepada masyarakat, dan memperkuat ekosistem.</p>
<p>Erick juga mengapresiasi langkah transformasi BTN, seperti perubahan logo dan modernisasi outlet yang memperkuat keterlibatan masyarakat, serta fokus bank ini pada manfaat nyata, bukan sekadar menjual produk.</p>
<p>Erick menekankan pentingnya kolaborasi strategis BTN dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD), PT KAI, dan InJourney untuk mempercepat pengembangan solusi perumahan. Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan berbagai pihak, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja bandara.</p>
<p>“Ekosistem bertemu ekosistem. BTN tidak selalu harus menjadi front-end, tetapi bisa menjadi agregator untuk mempercepat langkah mencapai target,” tegas Erick.***</p>
<p><i>Artikel ini dirangkum dari berbagai sumber untuk memotret perjalanan BTN secara ringkas, insight dan memperkaya informasi serta literasi.</i></p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/1344/jejak-btn-dari-masa-ke-masa-hidup-mati-di-zaman-kolonial-hingga-berpeluang-jadi-mega-bank-di-indonesia/">Jejak BTN dari Masa ke Masa, Hidup Mati di Zaman Kolonial hingga Berpeluang jadi Mega Bank di Indonesia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Belajar dari Pelajaran dari Krisis 1998, Begini Cara Habibie Atasi Krisis hingga Rupiah Mampu Taklukkan Dolar</title>
		<link>https://samarindanews.com/insight/153906/belajar-dari-pelajaran-dari-krisis-1998-begini-cara-habibie-atasi-krisis-hingga-rupiah-mampu-taklukkan-dolar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Nov 2024 08:37:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritamamuju.com/?p=153906</guid>

					<description><![CDATA[<p>Beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada 21 November 2024, nilai rupiah nyaris mencapai Rp16.000 per</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/153906/belajar-dari-pelajaran-dari-krisis-1998-begini-cara-habibie-atasi-krisis-hingga-rupiah-mampu-taklukkan-dolar/">Belajar dari Pelajaran dari Krisis 1998, Begini Cara Habibie Atasi Krisis hingga Rupiah Mampu Taklukkan Dolar</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Beberapa waktu terakhir, nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan terhadap dolar <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Amerika_Serikat">Amerika Serikat</a> (AS).</p>
<p>Pada 21 November 2024, nilai rupiah nyaris mencapai Rp16.000 per dolar AS. Situasi ini mengingatkan pada masa krisis ekonomi 1998, ketika dolar AS melonjak hingga Rp16.800 dalam waktu singkat.</p>
<p>Dalam sebuah artikel berjudul: <i>Habibie Pernah bikin Dolar Rp16.800 jadi Rp6.550, Begini Caranya</i>—terbit di CNBC Indonesia pada 24 November 2024, menceritakan secara singkat apa yang dilakukan Presiden Habibie kala itu, untuk menaklukan dolar AS.</p>
<p>Krisis moneter kala itu bukan sekadar persoalan ekonomi, tetapi juga mengguncang tatanan politik Indonesia.</p>
<p>Presiden Soeharto, yang telah berkuasa selama lebih dari tiga dekade, harus lengser. Posisi kepemimpinan beralih kepada BJ Habibie, yang langsung dihadapkan pada tugas berat untuk memulihkan ekonomi negara yang berada di ambang kehancuran.</p>
<p>Habibie adalah seorang teknokrat. Namun dia memahami bahwa langkah pertama yang harus diambil adalah menyelamatkan sektor perbankan.</p>
<p>Pada masa Orde Baru, kebijakan Paket Oktober 1988 mempermudah pendirian bank, tetapi lemahnya pengelolaan membuat banyak bank tumbang saat krisis melanda. Nasabah yang panik menarik dana besar-besaran, memperburuk situasi perbankan.</p>
<p>Menghadapi masalah ini, Habibie memutuskan untuk merestrukturisasi perbankan. Ia menggabungkan empat bank milik pemerintah menjadi satu entitas baru yang kini dikenal sebagai Bank Mandiri.</p>
<p>Langkah ini menjadi pondasi untuk memperkuat stabilitas perbankan. Selain itu, Habibie juga memisahkan Bank Indonesia (BI) dari pemerintah melalui Undang-Undang No. 23 Tahun 1999, menjadikan BI lembaga independen yang bebas dari intervensi politik.</p>
<p>Langkah berikutnya adalah penerbitan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan bunga tinggi. Tujuannya adalah memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap bank.</p>
<p>Dengan kepercayaan yang kembali tumbuh, masyarakat mulai menabung lagi, sehingga peredaran uang di masyarakat berkurang. Hasilnya, suku bunga yang sempat menyentuh angka 60% berhasil turun ke level belasan persen.</p>
<p>Habibie juga menyadari pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah krisis. Ia mempertahankan subsidi untuk listrik dan BBM agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau.</p>
<p>Meski kebijakan ini menuai kritik, terutama karena pernyataan kontroversial Habibie yang meminta masyarakat berpuasa untuk berhemat, langkah tersebut berhasil meringankan beban rakyat.</p>
<p>Kombinasi kebijakan restrukturisasi perbankan, penerbitan SBI, dan pengendalian harga bahan pokok membuahkan hasil. Kepercayaan pasar terhadap ekonomi Indonesia mulai pulih, aliran investasi kembali masuk, dan nilai tukar rupiah menguat hingga Rp6.550 per dolar AS.</p>
<p>Kisah keberhasilan Habibie dalam menghadapi krisis ekonomi 1998 menjadi pelajaran berharga. Di tengah situasi yang penuh tantangan, kebijakan yang tepat, cepat, dan terukur mampu mengembalikan stabilitas ekonomi dan membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan negara.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/153906/belajar-dari-pelajaran-dari-krisis-1998-begini-cara-habibie-atasi-krisis-hingga-rupiah-mampu-taklukkan-dolar/">Belajar dari Pelajaran dari Krisis 1998, Begini Cara Habibie Atasi Krisis hingga Rupiah Mampu Taklukkan Dolar</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berikut Ini Hal-Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Perjalanan Burger di Dunia</title>
		<link>https://samarindanews.com/insight/555/berikut-ini-hal-hal-yang-perlu-kamu-ketahui-tentang-perjalanan-burger-di-dunia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 May 2024 13:09:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Insight]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=555</guid>

					<description><![CDATA[<p>Burger merupakan salah makanan cepat saji terpopuler di dunia. Makanan ini hadir dengan perjalanan panjang dalam sejarah keberadaanya dari dulu hingga kini. Makanan</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/555/berikut-ini-hal-hal-yang-perlu-kamu-ketahui-tentang-perjalanan-burger-di-dunia/">Berikut Ini Hal-Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Perjalanan Burger di Dunia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Burger merupakan salah makanan cepat saji terpopuler di <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Dunia"><b>dunia</b></a>. Makanan ini hadir dengan perjalanan panjang dalam sejarah keberadaanya dari dulu hingga kini.</p>
<p>Makanan berbahan utama roti ini tak cuma praktis sehingga mudah untuk dikonsumsi, tapi juga memiliki rasa yang enak.</p>
<p>Untuk menambah khazanah wawasan tentang dunia kuliner dunia, berikut ini hal-hal yang perlu kamu ketahui tentang Burger.</p>
<p><b>Asal Usul Burger</b></p>
<p>Burger berasal dari Hamburg, Jerman, pada abad ke-18. Makanan ini disebut “Hamburg-style fried beef” atau “Hamburg steak.” Daging sapi cincang dimakan tanpa roti.</p>
<p><b>Burger Masuk ke Amerika</b>:</p>
<p>Burger diperkenalkan di Amerika Serikat oleh para imigran Jerman pada akhir abad ke-19. Namun, masih berupa daging cincang yang dimakan sebagai steak.</p>
<p><b>Penyederhanaan Burger</b></p>
<p>Pada awal abad ke-20, burger mulai disederhanakan. Daging cincang diletakkan di dalam roti, menciptakan versi awal hamburger.</p>
<p><b>Burger di White Castle</b></p>
<p>Pada tahun 1921, White Castle, restoran cepat saji pertama yang menawarkan burger, didirikan di Wichita, Kansas. Mereka memperkenalkan konsep restoran cepat saji dan hamburger kecil yang terkenal.</p>
<p><b>Pengembangan Burger oleh McDonald’s </b></p>
<p>Pada tahun 1940, McDonald’s didirikan oleh Richard dan Maurice McDonald di San Bernardino, California. Mereka mengembangkan metode produksi hamburger cepat yang mempopulerkan makanan ini.</p>
<p><b>Burger Modern</b></p>
<p>Seiring berjalannya waktu, burger menjadi salah satu makanan cepat saji yang paling populer di seluruh dunia. Banyak waralaba dan restoran menawarkan berbagai varian burger dengan berbagai topping dan saus.</p>
<p><b>Burger di Seluruh Dunia</b></p>
<p>Burger telah beradaptasi dengan berbagai budaya di seluruh dunia. Contohnya, burger sushi di Jepang atau burger kimchi di Korea Selatan.</p>
<p>Jadi, burger telah menjalani evolusi yang menarik dari hidangan daging cincang di Hamburg, Jerman, hingga menjadi ikon makanan cepat saji yang sangat dihargai di seluruh dunia.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/insight/555/berikut-ini-hal-hal-yang-perlu-kamu-ketahui-tentang-perjalanan-burger-di-dunia/">Berikut Ini Hal-Hal yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Perjalanan Burger di Dunia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
