<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ekbis - SamarindaNews</title>
	<atom:link href="https://samarindanews.com/category/ekbis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://samarindanews.com</link>
	<description>Samarindanews.Com</description>
	<lastBuildDate>Mon, 21 Jul 2025 04:43:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>
	<item>
		<title>Sikap Presiden Prabowo di Kasus Beras Oplosan: Banyak Pemain Jahat Pengusaha yang Menipu Rakyat</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2786/sikap-presiden-prabowo-di-kasus-beras-oplosan-banyak-pemain-jahat-pengusaha-yang-menipu-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Jul 2025 04:43:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2786</guid>

					<description><![CDATA[<p>Presiden Prabowo Subianto menyatakan sikap tegas terhadap maraknya praktik kecurangan dalam distribusi pangan, khususnya peredaran beras oplosan yang dijual sebagai beras premium. Dalam pidatonya saat</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2786/sikap-presiden-prabowo-di-kasus-beras-oplosan-banyak-pemain-jahat-pengusaha-yang-menipu-rakyat/">Sikap Presiden Prabowo di Kasus Beras Oplosan: Banyak Pemain Jahat Pengusaha yang Menipu Rakyat</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Presiden <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Prabowo_Subianto"><b>Prabowo Subianto</b></a> menyatakan sikap tegas terhadap maraknya praktik kecurangan dalam distribusi pangan, khususnya peredaran beras oplosan yang dijual sebagai beras premium.</p>
<p>Dalam pidatonya saat menutup Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Solo, Minggu, 20 Juli 2025, Prabowo mengecam keras oknum pengusaha yang terlibat dalam praktik manipulasi harga dan mutu beras.</p>
<p>“Masih banyak permainan jahat dari pengusaha-pengusaha yang menipu rakyat. Beras biasa dibilang beras premium, harganya dinaikkan seenaknya. Ini pelanggaran!” tegas Presiden Prabowo di hadapan peserta kongres.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Prabowo juga langsung memerintahkan aparat penegak hukum, yakni Jaksa Agung dan Kepolisian Republik Indonesia, untuk segera mengusut dan menindak tegas para pelaku kecurangan tanpa pandang bulu.</p>
<p>“Saya telah minta Jaksa Agung dan polisi menindak pengusaha-pengusaha itu dengan tegas. Jangan ada toleransi!” ujarnya.</p>
<p>Presiden menyebut praktik pengoplosan beras ini bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan sudah masuk dalam kategori kejahatan ekonomi besar. Berdasarkan laporan yang diterimanya, kerugian negara akibat praktik tersebut mencapai Rp100 triliun setiap tahun, atau setara dengan Rp1.000 triliun dalam lima tahun.</p>
<p>“Ini kejahatan ekonomi yang luar biasa. Menurut saya, ini sudah termasuk subversi ekonomi. Menikam rakyat!” ungkap Prabowo.</p>
<p>Dalam pidatonya, Prabowo juga mengajak publik membayangkan dampak positif jika kerugian akibat praktik curang tersebut bisa ditekan dan dialihkan untuk pembangunan. Ia menyebut, dana sebesar Rp1.000 triliun selama lima tahun bisa dimanfaatkan untuk menghapus kemiskinan secara signifikan.</p>
<p>“Bayangkan kalau uang Rp100 triliun per tahun itu digunakan untuk rakyat. Kita bisa hilangkan kemiskinan dalam lima tahun!” ujarnya.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2786/sikap-presiden-prabowo-di-kasus-beras-oplosan-banyak-pemain-jahat-pengusaha-yang-menipu-rakyat/">Sikap Presiden Prabowo di Kasus Beras Oplosan: Banyak Pemain Jahat Pengusaha yang Menipu Rakyat</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sektor Otomotif Tetap Optimistis Meski Pasar Mobil Dalam Negeri Lagi Lesu</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2774/sektor-otomotif-tetap-optimistis-meski-pasar-mobil-dalam-negeri-lagi-lesu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 10:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2774</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pasar mobil domestik kini tengah lesu. Namun sektor industri otomotif tetap optimis kondisi seperti ini akan segera berlalu. Hal itu terbukti dengan sejumlah pabrik yang</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2774/sektor-otomotif-tetap-optimistis-meski-pasar-mobil-dalam-negeri-lagi-lesu/">Sektor Otomotif Tetap Optimistis Meski Pasar Mobil Dalam Negeri Lagi Lesu</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pasar mobil domestik kini tengah lesu. Namun sektor <b>industri otomotif </b>tetap optimis kondisi seperti ini akan segera berlalu.</p>
<p>Hal itu terbukti dengan sejumlah pabrik yang tetap berani merilis mobil baru. <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Pekanbaru">Di Pekanbaru</a>, Suzuki Fronx baru saja diluncurkan, dan sudah dibeli belasan hingga puluhan unit. Terbaru, Mitsubishi unjuk gigi dengan memperkenalkan All-New Destinator.</p>
<p>Presiden dan CEO Mitsubishi Motors, Takao Kato mengatakan, ini adalah upaya mereka untuk menggairahkan kembali pasar otomotif domestik. “Ekonomi Indonesia saat ini memang lambat, tapi di masa mendatang pertumbuhan bakal lebih baik lagi,” katanya.</p>
<p>Dia mengatakan, Indonesia punya arti penting bagi merk kendaraan ini karena memiliki pangsa pasar yang jumbo. “Bahkan nomor 1 di ASEAN,” sebutnya. Selain itu, mereka juga memproduksi mobil untuk pasar ekspor hingga ke 50 negara.</p>
<p>Selain itu, mobil baru Mitsubishi Destinator juga siap diekspor ke berbagai negara, termasuk Amerika Latin serta kawasan Asia Tenggara dengan target penjualan hingga 50 ribu unit.</p>
<p>“Sedangkan di Indonesia, kenderaan baru mereka baru akan dirilis pada Agustus hingga Maret (tahun fiskal 2026), dengan Target penjualan hingga 10.000 unit,” ujar Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Atsushi Kurita.</p>
<p>Penjualan mobil nasional kembali melambat. Sepanjang Juni 2025, hanya 57.761 unit mobil yang terjual—turun 4,71 persen dibandingkan Mei 2025 yang sempat naik tipis ke 60.612 unit. Padahal, bulan Mei sempat memberi harapan setelah sempat naik dari 51.205 unit pada April.</p>
<p>Namun jika dibandingkan dengan Juni 2024, kondisi tahun ini jauh lebih suram. Penjualan anjlok 22,59 persen atau setara 16.854 unit.</p>
<p>Secara kumulatif, penjualan mobil selama semester I 2025 tercatat 374.741 unit. Angka ini menyusut 8,60 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 410.020 unit.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2774/sektor-otomotif-tetap-optimistis-meski-pasar-mobil-dalam-negeri-lagi-lesu/">Sektor Otomotif Tetap Optimistis Meski Pasar Mobil Dalam Negeri Lagi Lesu</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga CPO Melemah, Pasar Tunggu Data Ekspor dan Produksi Malaysia</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2771/harga-cpo-melemah-pasar-tunggu-data-ekspor-dan-produksi-malaysia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2025 10:48:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2771</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harga CPO kontrak berjangka di Bursa Malaysia kembali ditutup melemah pada Rabu, 17 Juli 2025. Penurunan ini seiring sikap hati-hati para pelaku pasar yang tengah</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2771/harga-cpo-melemah-pasar-tunggu-data-ekspor-dan-produksi-malaysia/">Harga CPO Melemah, Pasar Tunggu Data Ekspor dan Produksi Malaysia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Harga CPO kontrak berjangka di <a href="https://www.bursamalaysia.com/"><b>Bursa Malaysia</b></a> kembali ditutup melemah pada Rabu, 17 Juli 2025. Penurunan ini seiring sikap hati-hati para pelaku pasar yang tengah menanti data ekspor dan produksi utama yang akan dirilis pekan depan.</p>
<p>Analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics, Dr. Sathia Varqa, mengatakan bahwa pelaku pasar saat ini cenderung menunggu sinyal pasar terbaru, khususnya data ekspor dan produksi Malaysia untuk periode 1 hingga 20 Juli.</p>
<p>“Data penting berikutnya adalah estimasi surveyor kargo untuk ekspor dan angka produksi dari Asosiasi Minyak Sawit Malaysia, yang dapat memberikan panduan lebih jelas bagi pasar,” ujarnya kepada Bernama.</p>
<p>Ia menjelaskan bahwa pasar CPO saat ini terlihat stagnan, terutama untuk kontrak jangka pendek mulai Agustus hingga Desember 2025 yang hanya menunjukkan sedikit pergerakan.</p>
<p>“Setelah dua sesi dengan fluktuasi tajam, pasar terlihat kehilangan arah. Harga sempat bergerak di dua sisi di awal perdagangan, namun akhirnya menetap di zona negatif menjelang penutupan,” imbuhnya.</p>
<p><b>Pada penutupan perdagangan:</b></p>
<ul>
<li aria-level="1">Kontrak spot Agustus turun RM20 menjadi RM4.138 per ton</li>
<li aria-level="1">Kontrak September 2025 turun RM18 menjadi RM4.180 per ton</li>
<li aria-level="1">Kontrak Oktober 2025 turun RM14 menjadi RM4.210 per ton</li>
<li aria-level="1">Kontrak November 2025 turun RM16 menjadi RM4.217 per ton</li>
<li aria-level="1">Kontrak Desember 2025 turun RM20 menjadi RM4.213 per ton</li>
<li aria-level="1">Kontrak Januari 2026 turun RM27 menjadi RM4.205 per ton</li>
</ul>
<p>Volume perdagangan tercatat naik menjadi 119.798 lot dari 90.890 lot pada sesi sebelumnya. Sementara itu, posisi open interest meningkat menjadi 232.699 kontrak, dari sebelumnya 231.958 kontrak. Adapun harga CPO fisik untuk pengiriman Juli Selatan tetap stabil di posisi RM4.170 per ton.</p>
<p>— <b><i>Bernama</i></b></p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2771/harga-cpo-melemah-pasar-tunggu-data-ekspor-dan-produksi-malaysia/">Harga CPO Melemah, Pasar Tunggu Data Ekspor dan Produksi Malaysia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Tunjuk Marketplace Asing Pungut Pajak 0,5% dari Pedagang Online Indonesia</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2752/pemerintah-tunjuk-marketplace-asing-pungut-pajak-05-dari-pedagang-online-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 11:03:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2752</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan menunjuk sejumlah platform e-commerce asing seperti Amazon (AS) dan Alibaba (China), untuk memungut</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2752/pemerintah-tunjuk-marketplace-asing-pungut-pajak-05-dari-pedagang-online-indonesia/">Pemerintah Tunjuk Marketplace Asing Pungut Pajak 0,5% dari Pedagang Online Indonesia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan akan menunjuk sejumlah platform <a href="https://ekonomi.bisnis.com/read/20250715/259/1893334/pemerintah-minta-ecommerce-china-hingga-amerika-pungut-pajak-pph-dari-seller"><b>e-commerce asing</b></a> seperti Amazon (AS) dan Alibaba (China), untuk memungut Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,5% dari omzet pedagang online asal Indonesia yang berjualan di marketplace tersebut.</p>
<p>Langkah ini diambil sebagai upaya memperluas basis pajak dari aktivitas perdagangan digital lintas negara. Direktur Perpajakan I DJP, Hestu Yoga Saksama, menjelaskan bahwa kebijakan ini menyasar platform digital populer di negara-negara seperti Singapura, Jepang, China, dan Amerika Serikat yang banyak digunakan pelaku usaha Indonesia.</p>
<div class="google-auto-placed ap_container"><ins class="adsbygoogle adsbygoogle-noablate" data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-3435677365189423" data-adsbygoogle-status="done" data-ad-status="filled"></p>
<div id="aswift_1_host">“Ada lokapasar luar negeri yang ternyata banyak digunakan oleh pedagang dari Indonesia. Kami bisa tunjuk mereka untuk memungut PPh 22 sebesar 0,5% dari omzet,” ujarnya, Selasa, 15 Juli 2025, dilansir dari <i>Bisnis.com</i>.</div>
<p></ins></div>
<p>Adapun kebijakan tersebut, tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, pada 11 Juni dan diundangkan pada 14 Juli 2025.</p>
<p>Ketentuan ini hanya berlaku untuk pedagang dengan omzet bruto tahunan di atas Rp500 juta. Bagi pelaku usaha di bawah ambang batas tersebut, tidak dikenakan pungutan.</p>
<p>Pungutan PPh 22 ini bersifat terpisah dari kewajiban Pajak Pertambahan Nilai (PPN) maupun Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), dan berlaku bagi pelaku usaha yang tidak termasuk dalam kategori pengecualian seperti ekspedisi, ojek online, penjualan pulsa, serta perdagangan emas.</p>
<p>Menurut Yoga, penunjukan platform asing sebagai pemungut pajak bukan hal baru. Sejak 2020, DJP sudah menerapkan sistem serupa untuk PPN pada platform digital luar negeri. “Kalau waktu itu dua bulan saja sudah siap sistemnya, kami yakin PPh 22 ini pun bisa segera diterapkan tanpa hambatan,” katanya.</p>
<p>DJP juga telah berdiskusi dengan sejumlah marketplace global dan meminta mereka mulai menyiapkan sistem pemungutan pajak. Tujuannya, untuk menjaga keadilan bagi pelaku usaha lokal yang sudah lebih dulu dikenakan pajak.</p>
<div class="google-auto-placed ap_container"><ins class="adsbygoogle adsbygoogle-noablate" data-ad-format="auto" data-ad-client="ca-pub-3435677365189423" data-adsbygoogle-status="done" data-ad-status="filled"></p>
<div id="aswift_2_host">“Jangan sampai pelaku usaha pindah ke marketplace luar negeri demi menghindari pajak. Ini untuk menjaga kesetaraan,” tegas Yoga.</div>
<p></ins></div>
<p>Dalam penerapan teknisnya, pedagang yang berjualan di platform luar negeri wajib menyerahkan surat pernyataan penghasilan kepada marketplace tempat mereka berdagang. Jika tidak, sistem otomatis akan mengenakan PPh 22 dari total omzet yang tercatat.</p>
<p>Pemerintah berharap bisa meningkatkan penerimaan negara dari sektor ekonomi digital, sekaligus menciptakan iklim usaha yang adil dan setara di tengah persaingan global antar-platform e-commerce.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2752/pemerintah-tunjuk-marketplace-asing-pungut-pajak-05-dari-pedagang-online-indonesia/">Pemerintah Tunjuk Marketplace Asing Pungut Pajak 0,5% dari Pedagang Online Indonesia</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga CPO Melemah Akibat Ringgit Menguat dan Ekspor Lesu</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2746/harga-cpo-melemah-akibat-ringgit-menguat-dan-ekspor-lesu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 11:00:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2746</guid>

					<description><![CDATA[<p>HARGA CPO kontrak berjangka di Bursa Malaysia Derivatives ditutup melemah pada perdagangan, Selasa, 15 Juli 2025. Pelemahan harga terjadi karena aksi ambil untung oleh para pedagang</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2746/harga-cpo-melemah-akibat-ringgit-menguat-dan-ekspor-lesu/">Harga CPO Melemah Akibat Ringgit Menguat dan Ekspor Lesu</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>HARGA CPO kontrak berjangka di <a href="https://www.bursamalaysia.com/trade/market/derivatives_market"><b>Bursa Malaysia Derivatives</b></a> ditutup melemah pada perdagangan, Selasa, 15 Juli 2025. Pelemahan harga terjadi karena aksi ambil untung oleh para pedagang usai reli yang terjadi pada awal pekan.</p>
<p>Menurut Analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics, Dr Sathia Varqa, para pelaku pasar cenderung mengunci keuntungan setelah harga CPO sempat menyentuh level tertinggi dalam tiga bulan terakhir pada Senin, 14 Juli 2025.</p>
<p>Selain itu, penguatan tajam nilai tukar ringgit terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga turut menekan pasar. Menurut Varqa, penguatan ringgit membuat harga CPO yang berdenominasi ringgit menjadi lebih mahal bagi pembeli internasional.</p>
<p>Hal senada disampaikan analis pasar David Ng. Ia mengatakan ekspektasi perlambatan kinerja ekspor turut memberikan tekanan terhadap harga CPO dalam beberapa waktu ke depan.</p>
<p>“CPO turun di bawah RM4.200 per ton karena kekhawatiran terhadap ekspor yang melemah dalam beberapa minggu mendatang,” ujar Ng.</p>
<p>Ng juga menambahkan, level support harga berada di kisaran RM4.100 per ton, sementara resistance di level RM4.300 per ton.</p>
<p><b>Pada penutupan perdagangan 15 Juli 2925:</b></p>
<ul>
<li aria-level="1">Kontrak spot bulan Juli tetap stabil di RM4.109 per ton,</li>
<li aria-level="1">Kontrak Agustus 2025 turun RM77 menjadi RM4.106 per ton,</li>
<li aria-level="1">Kontrak September 2025 turun RM84 menjadi RM4.146 per ton,</li>
<li aria-level="1">Kontrak Oktober 2025 melemah RM78 menjadi RM4.163 per ton,</li>
<li aria-level="1">Kontrak November 2025 turun RM70 ke level RM4.166 per ton,</li>
<li aria-level="1">Kontrak Desember 2025 turun RM63 menjadi RM4.168 per ton.</li>
</ul>
<p>Volume perdagangan turut meningkat menjadi 128.330 lot dibandingkan 79.930 lot pada hari sebelumnya. Sementara itu, posisi open interest tercatat naik menjadi 231.153 kontrak dari sebelumnya 230.086 kontrak.</p>
<p>Sementara itu, harga CPO fisik untuk kawasan Selatan Malaysia pada Juli juga mengalami penurunan RM70 menjadi RM4.120 per ton.***</p>
<p>— <b><i>Bernama</i></b></p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2746/harga-cpo-melemah-akibat-ringgit-menguat-dan-ekspor-lesu/">Harga CPO Melemah Akibat Ringgit Menguat dan Ekspor Lesu</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mulai 14 Juli 2025, Pedagang Toko Online Wajib Bayar Pajak, Ini Aturan Lengkapnya</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2735/mulai-14-juli-2025-pedagang-toko-online-wajib-bayar-pajak-ini-aturan-lengkapnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 08:25:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2735</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kementerian Keuangan resmi memberlakukan aturan baru soal pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) bagi pedagang toko online di platform e-commerce. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2735/mulai-14-juli-2025-pedagang-toko-online-wajib-bayar-pajak-ini-aturan-lengkapnya/">Mulai 14 Juli 2025, Pedagang Toko Online Wajib Bayar Pajak, Ini Aturan Lengkapnya</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://www.kemenkeu.go.id/">Kementerian Keuangan</a> resmi memberlakukan aturan baru soal pemungutan Pajak Penghasilan (PPh) bagi pedagang toko online di platform e-commerce. Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 37 Tahun 2025 dan mulai berlaku per 14 Juli 2025.</p>
<p>Dalam beleid ini, Kemenkeu menunjuk penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PPMSE) seperti Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, hingga Lazada sebagai pihak yang diberi kewenangan memungut, menyetor, dan melaporkan PPh Pasal 22 dari para pedagang yang berjualan di platform mereka.</p>
<p>“Pemungutan pajak dilakukan oleh pihak lain, yaitu operator e-commerce, baik yang beroperasi di Indonesia maupun luar negeri—khususnya yang menggunakan escrow account,” demikian isi Pasal 4 beleid tersebut.</p>
<p><a href="https://money.kompas.com/read/2025/07/14/175321926/sri-mulyani-terbitkan-aturan-shopee-tokopedia-dkk-pungut-pajak-ke-toko-online?page=all#page2"><b>Pajak</b> <b>toko online</b></a> ini menyasar pedagang dalam negeri, baik perorangan maupun badan usaha, yang menerima penghasilan melalui transaksi online dengan menggunakan rekening bank lokal atau akun digital yang terhubung dengan alamat IP dan nomor telepon Indonesia.</p>
<p>Pedagang yang termasuk dalam aturan ini tak terbatas pada penjual barang, tapi juga mencakup penyedia jasa seperti ekspedisi, asuransi, dan perusahaan jasa lainnya yang menjual secara online.</p>
<p>Untuk dikenakan PPh Pasal 22, pedagang harus memiliki peredaran bruto tahunan lebih dari Rp500 juta. Namun bagi yang masih di bawah angka tersebut, wajib menyampaikan surat pernyataan kepada platform e-commerce sebagai bukti batas omzetnya.</p>
<p>PPMSE juga diwajibkan mengumpulkan data penting dari pedagang seperti NPWP, nomor induk kependudukan, dan alamat korespondensi.</p>
<h4><b>Tarif dan Mekanisme Pemungutan PPh Pasal 22</b></h4>
<p>Besaran PPh Pasal 22 yang dipungut adalah <b>0,5% dari peredaran bruto</b>, yang tercantum dalam dokumen tagihan, dan tidak termasuk PPN serta PPnBM.</p>
<p>PPh ini bisa diperhitungkan sebagai pembayaran PPh dalam tahun berjalan, dan termasuk bagian dari pelunasan pajak final jika penghasilan pedagang dikenai PPh final sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.</p>
<p>Namun, terdapat beberapa pengecualian. PPh Pasal 22 tidak dipungut atas transaksi:</p>
<div class="google-auto-placed ap_container"></div>
<ul>
<li aria-level="1">Pedagang orang pribadi dengan omzet sampai Rp500 juta per tahun dan telah menyerahkan surat pernyataan.</li>
<li aria-level="1">Jasa pengiriman dari mitra aplikasi digital (seperti ojek atau kurir online).</li>
<li aria-level="1">Penjualan oleh pedagang yang memiliki surat keterangan bebas pajak.</li>
<li aria-level="1">Penjualan pulsa, kartu perdana, emas, perhiasan, dan batu permata tertentu.</li>
<li aria-level="1">Pengalihan hak atas tanah dan bangunan.</li>
</ul>
<h4><b>E-commerce Siap Jalankan Aturan</b></h4>
<p>Sejumlah platform e-commerce besar menyatakan kesiapannya menjalankan aturan ini. Namun sebagian masih menunggu petunjuk teknis lanjutan dari Kemenkeu sebelum menerapkannya secara penuh.</p>
<p>Aturan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas basis pajak di era digital, sekaligus menciptakan iklim usaha yang adil antara pelaku bisnis konvensional dan digital.</p>
<p>Untuk tata cara teknis pemungutan dan penyetoran pajak, pedoman lengkapnya dapat dilihat dalam lampiran PMK Nomor 35 Tahun 2025.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2735/mulai-14-juli-2025-pedagang-toko-online-wajib-bayar-pajak-ini-aturan-lengkapnya/">Mulai 14 Juli 2025, Pedagang Toko Online Wajib Bayar Pajak, Ini Aturan Lengkapnya</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Siap Genjot Pasar Ekspor 2026, UMKM Termasuk Pegang Kendali</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2732/pemerintah-siap-genjot-pasar-ekspor-2026-umkm-termasuk-pegang-kendali/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2025 08:22:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2732</guid>

					<description><![CDATA[<p>Tahun 2026 akan menjadi momen penting bagi Indonesia untuk memperluas pasar ekspor. Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyusun langkah strategis guna mendorong ekspansi produk dalam negeri</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2732/pemerintah-siap-genjot-pasar-ekspor-2026-umkm-termasuk-pegang-kendali/">Pemerintah Siap Genjot Pasar Ekspor 2026, UMKM Termasuk Pegang Kendali</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun 2026 akan menjadi momen penting bagi Indonesia untuk memperluas pasar ekspor. <a href="https://www.kemendag.go.id/kantor-kemendag">Kementerian Perdagangan</a> (Kemendag) menyusun langkah strategis guna mendorong ekspansi produk dalam negeri ke pasar global, sekaligus memperkuat UMKM sebagai garda terdepan.</p>
<p>Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyampaikan hal tersebut saat rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI, Senin, 14 Juli 2025. Ia menjelaskan bahwa pemerintah memiliki tiga strategi utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.</p>
<p>Strategi pertama adalah menjaga stabilitas pasar dalam negeri. Ini dilakukan melalui peningkatan perdagangan antardaerah, pembangunan infrastruktur perdagangan, dan perlindungan terhadap konsumen serta pelaku usaha.</p>
<p>Kedua, menyasar peningkatan ekspor melalui promosi, diplomasi dagang, serta ratifikasi kerja sama internasional. Roro menyebut perjanjian IEU-CEPA dengan Uni Eropa sebagai peluang besar yang akan memberi tarif ekspor 0% mulai 2026. “Ini adalah bagian dari respons aktif Kemendag dalam menghadapi ketidakpastian global,” katanya.</p>
<p>Ketiga, penguatan UMKM lewat program UMKM BISA Ekspor. Program ini mendorong pelaku usaha kecil dan menengah untuk berinovasi dan meningkatkan daya saing ekspor melalui agregator dan pelatihan.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2732/pemerintah-siap-genjot-pasar-ekspor-2026-umkm-termasuk-pegang-kendali/">Pemerintah Siap Genjot Pasar Ekspor 2026, UMKM Termasuk Pegang Kendali</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga CPO Melemah, Tekanan Datang dari Turunnya Permintaan Tiongkok dan Ekspektasi Produksi Lambat</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2666/harga-cpo-melemah-tekanan-datang-dari-turunnya-permintaan-tiongkok-dan-ekspektasi-produksi-lambat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2025 10:57:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2666</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harga CPO di kontrak berjangka Bursa Malaysia Derivatives ditutup lebih rendah pada Jumat, 4 Juli 2025. Penurunan ini disebabkan melemahnya harga palm olein</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2666/harga-cpo-melemah-tekanan-datang-dari-turunnya-permintaan-tiongkok-dan-ekspektasi-produksi-lambat/">Harga CPO Melemah, Tekanan Datang dari Turunnya Permintaan Tiongkok dan Ekspektasi Produksi Lambat</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Harga CPO di kontrak berjangka <a href="https://www.bursamalaysia.com/trade/market/derivatives_market">Bursa Malaysia Derivatives </a>ditutup lebih rendah pada Jumat, 4 Juli 2025. Penurunan ini disebabkan melemahnya harga palm olein di Bursa Komoditas Dalian, Tiongkok.</p>
<p>Analis dan pedagang minyak sawit David Ng menjelaskan bahwa Tiongkok sebagai pembeli utama CPO menunjukkan tren permintaan yang melemah. Penurunan harga di pasar Dalian menjadi sinyal utama yang memicu kekhawatiran pelaku pasar di Malaysia.</p>
<p>“Ketika harga minyak sawit di Tiongkok melemah, para pedagang cenderung menghindari pembelian dari Malaysia. Ini menjadi faktor utama yang menekan harga di sini,” ujar David Ng, dilansir dari <i>Bernama</i>.</p>
<p>Meski demikian, penurunan harga CPO juga terbatas oleh ekspektasi perlambatan produksi serta optimisme terhadap kinerja ekspor menjelang laporan utama yang akan dirilis dalam waktu dekat. Ng memperkirakan harga memiliki level support di RM4.000 per ton dan resistance di RM4.150 per ton.</p>
<p>Sementara itu, analis Fastmarkets Palm Oil Analytics, Dr Sathia Varqa, mengungkapkan bahwa harga berjangka tetap bergerak rendah sepanjang hari. Ia mencatat, harga CPO turun antara RM3 hingga RM30 per ton karena pelaku pasar memilih menahan posisi menjelang rilis data industri dan akhir pekan.</p>
<p>“Data dari Dewan Minyak Sawit Malaysia (MPOB) yang akan keluar pada 10 Juli menjadi perhatian. Pasar saat ini lebih fokus pada tren penurunan produksi dan dampaknya terhadap stok akhir bulan,” jelasnya.</p>
<p>Berikut rincian pergerakan harga CPO pada penutupan Kamis:</p>
<ul>
<li aria-level="1">Kontrak spot bulan Juli turun RM37 menjadi RM3.995 per ton</li>
<li aria-level="1">Agustus 2025 turun RM31 menjadi RM4.053 per ton</li>
<li aria-level="1">September 2025 turun RM29 menjadi RM4.062 per ton</li>
<li aria-level="1">Oktober 2025 turun RM28 menjadi RM4.064 per ton</li>
<li aria-level="1">November 2025 turun RM25 menjadi RM4.065 per ton</li>
<li aria-level="1">Desember 2025 turun tipis RM23 menjadi RM4.072 per ton</li>
</ul>
<p>Volume perdagangan tercatat menurun menjadi 45.823 lot dari 58.749 lot di hari sebelumnya. Sementara itu, posisi terbuka (open interest) juga turun menjadi 226.243 kontrak dari 225.914 kontrak.</p>
<p>Di pasar fisik, harga CPO untuk pengiriman bulan Juli Selatan juga melemah RM30 menjadi RM4.050 per ton.</p>
<p>Penurunan ini menjadi sinyal kewaspadaan pasar terhadap ketidakpastian permintaan global serta dinamika produksi menjelang laporan resmi industri sawit Malaysia.***</p>
<h6><b>Sumber: Bernama</b></h6><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2666/harga-cpo-melemah-tekanan-datang-dari-turunnya-permintaan-tiongkok-dan-ekspektasi-produksi-lambat/">Harga CPO Melemah, Tekanan Datang dari Turunnya Permintaan Tiongkok dan Ekspektasi Produksi Lambat</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga CPO Naik Dipicu Permintaan India dan Kenaikan Harga Minyak Kedelai</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2621/harga-cpo-naik-dipicu-permintaan-india-dan-kenaikan-harga-minyak-kedelai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Jul 2025 11:09:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2621</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harga CPO kontrak berjangka di Bursa Malaysia Derivatives ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, 2 Juli 2025. Hal ini didorong oleh meningkatnya pembelian dari</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2621/harga-cpo-naik-dipicu-permintaan-india-dan-kenaikan-harga-minyak-kedelai/">Harga CPO Naik Dipicu Permintaan India dan Kenaikan Harga Minyak Kedelai</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Harga CPO kontrak berjangka di <a href="https://www.bursamalaysia.com/trade/market/derivatives_market">Bursa Malaysia Derivatives</a> ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa, 2 Juli 2025. Hal ini didorong oleh meningkatnya pembelian dari India dan lonjakan harga minyak kedelai di pasar Asia.</p>
<p>Analis komoditas David Ng menyebutkan, keunggulan harga minyak sawit dibandingkan minyak kedelai mendorong importir India untuk meningkatkan pembelian mereka.</p>
<p>“Kenaikan harga minyak kedelai selama perdagangan Asia membuat pedagang lebih percaya diri terhadap minyak sawit, sehingga turut mendorong harga naik,” ujar David kepada Bernama.</p>
<p>Dia menambahkan bahwa level support harga CPO saat ini berada di kisaran RM3.950 per ton, dengan resistance di RM4.150 per ton.</p>
<p><b>Detail Kenaikan Harga CPO:</b></p>
<ul>
<li aria-level="1">Kontrak spot bulan Juli 2025 naik RM92 menjadi RM4.034 per ton</li>
<li aria-level="1">Agustus 2025 naik RM92 menjadi RM4.055 per ton</li>
<li aria-level="1">September 2025 naik RM94 menjadi RM4.062 per ton</li>
<li aria-level="1">Oktober 2025 naik RM90 menjadi RM4.063 per ton</li>
<li aria-level="1">November 2025 naik RM88 menjadi RM4.065 per ton</li>
<li aria-level="1">Desember 2025 naik RM81 menjadi RM4.074 per ton</li>
</ul>
<p>Volume perdagangan juga mengalami peningkatan signifikan menjadi 64.163 lot, naik dari 54.076 lot pada hari sebelumnya. Namun, minat terbuka (open interest) tercatat turun menjadi 224.873 kontrak dari sebelumnya 269.214 kontrak.</p>
<p>Sementara itu, harga CPO fisik untuk wilayah Selatan Malaysia pada bulan Juli juga naik sebesar RM70, menjadi RM4.050 per ton.</p>
<p>Kenaikan ini menjadi angin segar bagi pasar CPO setelah beberapa pekan sebelumnya dilanda tekanan akibat fluktuasi harga global dan permintaan yang melambat.</p>
<p>Para pelaku pasar berharap tren positif ini akan terus berlanjut seiring dengan meningkatnya kebutuhan impor dari negara-negara besar seperti India.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2621/harga-cpo-naik-dipicu-permintaan-india-dan-kenaikan-harga-minyak-kedelai/">Harga CPO Naik Dipicu Permintaan India dan Kenaikan Harga Minyak Kedelai</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Harga CPO Diprediksi Menguat Pekan Ini</title>
		<link>https://samarindanews.com/ekbis/2556/harga-cpo-diprediksi-menguat-pekan-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Jun 2025 02:29:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://salisma.com/export/?p=2556</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harga CPO kontrak berjangka di Bursa Malaysia diperkirakan naik pada pekan ini. Prediksi ini didorong oleh penguatan harga minyak kedelai dan minyak mentah global</p>
<p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2556/harga-cpo-diprediksi-menguat-pekan-ini/">Harga CPO Diprediksi Menguat Pekan Ini</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Harga CPO kontrak berjangka di <a href="https://www.bursamalaysia.com/"><b>Bursa Malaysia</b></a> diperkirakan naik pada pekan ini. Prediksi ini didorong oleh penguatan harga minyak kedelai dan minyak mentah global dalam beberapa waktu terakhir.</p>
<p>Analis komoditas David Ng menyebutkan bahwa sentimen positif di pasar minyak goreng global, terutama dari pergerakan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT), berpotensi memberikan dorongan tambahan bagi harga CPO lokal.</p>
<p>“Di saat yang sama, harga minyak mentah yang lebih tinggi bisa mendorong permintaan CPO, khususnya di sektor biodiesel, mengingat keterkaitan erat antara harga energi dan penggunaan biofuel,” ujarnya.</p>
<p>David juga menambahkan bahwa ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama konflik antara Iran dan Israel, turut berkontribusi pada lonjakan harga minyak mentah dunia. Hal ini dianggap sebagai faktor pendukung tambahan bagi penguatan harga CPO lewat jalur biodiesel.</p>
<p>Ia memperkirakan harga kontrak acuan CPO akan berada di kisaran RM4.050 hingga RM4.250 per ton selama pekan mendatang.</p>
<p>Sementara itu, analis senior dari Fastmarkets Palm Oil Analytics, Dr Sathia Varqa, mengatakan bahwa arah pasar masih belum pasti dan sangat bergantung pada data ekspor yang akan dirilis dalam waktu dekat.</p>
<p>“Pelaku pasar tengah menanti angka produksi Malaysia selama 20 hari pertama bulan Juni. Data ini akan menjadi acuan utama untuk menilai kondisi produksi setelah tiga bulan sebelumnya menunjukkan tren produksi yang kuat,” jelasnya.</p>
<p>Secara mingguan, kontrak CPO untuk Juli 2025 tercatat naik RM146 menjadi RM4.071 per ton. Kontrak Agustus 2025 juga menguat RM180 ke posisi RM4.107 per ton. Selanjutnya, September 2025 naik RM196 ke RM4.118 per ton, Oktober 2025 bertambah RM201 menjadi RM4.115 per ton, November naik RM208 menjadi RM4.118 per ton, dan Desember 2025 melonjak RM209 ke level RM4.126 per ton.</p>
<p>Volume perdagangan mingguan juga meningkat signifikan dari 339.415 lot menjadi 401.206 lot. Namun, posisi kontrak terbuka tercatat menurun dari 244.432 kontrak menjadi 231.757 kontrak. Untuk harga CPO fisik bulanan, wilayah Selatan Malaysia mencatat kenaikan dari RM4.060 menjadi RM4.120 per ton.***</p><p>The post <a href="https://samarindanews.com/ekbis/2556/harga-cpo-diprediksi-menguat-pekan-ini/">Harga CPO Diprediksi Menguat Pekan Ini</a> first appeared on <a href="https://samarindanews.com">SamarindaNews</a>.</p>]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
